Peristiwa
Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan tak Kecipratan Dana Swakelola dari Dinas BMP Siak
Laporan: Sahril Ramadhana
Sabtu, 03 Des 2016 14:22
SIAK-Anggaran untuk program swakelola Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak tahun 2016 senilai Rp 27 miliar lebih. Dana itu digunakan untuk belanja pemeliharaan sejumlah jalan di wilayah kabupaten Siak. Program Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2015 itu, dibagi menjadi 5 wilayah dari 14 Kecamatan se Kabupaten Siak.
Untuk wilayah II Kecamatan Dayun, Koto Gasib, Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan, anggaran yang dikucurkan sebesar Rp. 5 M lebih. Anggaran ini diperuntukan untuk pemeliharaan jalan rutin dan jembatan di wilayah itu.
Kepala Bidang Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak Ardi Irfandi didampingi Stafnya Andi saat dikonfirmasi media ini, Rabu (30/11/2016) pagi mengatakan, untuk pemeliharaan rutin di kecamatan Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan tahun 2016 ini tidak ada. Pasalnya, anggaran tidak cukup.
"Untuk wilayah II di Kecamatan Koto Gasib menuju jalan Kampung Tasik Seminai, jalan kampung Keranji Guguh pekerjaan rekondisi jalan sepanjang 1 Km lebih, jalan poros Kampung Empang Pandan pengerjaan rekondisi jalan sepanjang 3 Km lebih, jalan poros perkantoran Pemda di Kecamatan Koto Gasib, dan pemotongan rumput dari Perkantoran Pemda sampai Kampung Buatan II, dan jalan pertamina Kampung Buatan II," kata Andi.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Dayun, Kampung Banjar Seminai KM 65 juga dilakukan pecing jalan, serta pengerjaan jalan poros sepanjang 4 Km di Kampung Sawit Permai.
"Dengan kondisi keuangan daerah sekarang, dana segitu tak "Tercover" semua. Maka itu, di wilayah Kecamatan Lubuk Dalam tidak ada kita masukkan tahun ini, hanya tahun 2015 lalu pengerjaan pecing di jalan SMU, tapi itu bukan pemeliharaan rutin, itu dikontrakkan," sebutnya.
Kalau di wilayah Kecamatan Lubuk Dalam pemeliharaan rutin dari dana swakelola ini hanya pengerjaan jalan penghubung Kampung Sri Gading dengan Kampung Empang Baru. Sedangkan diwilayah Kecamatan Kerinci Kanan, relatif jalannya bagus, dan paket pengerjaan sejumlah proyek juga sering ada diwilayah itu.
"Untuk dana swakelola ini, tidak ada fokus wilayah. Tergantung laporan dari masyarakat dan instansi kecamatan serta pemerintah kampung ke kita. Sedangkan, sejumlah instansi di Kecamatan Lubuk Dalam saat ini belum maksimal menginfokan ke kita," katanya.
Ketika media ini menyinggung besaran dana yang dikucurkan disetiap pembangunan jalan poros maupun pecing jalan, Andi engan menjelaskannya secara rinci kepada media ini. Ia hanya menjelaskan secara keseluruhan nominal yang dikucurkan diwilayah II senilai Rp. 5 Miliar lebih.
Untuk diketahui, berikut daftar wilayah beserta anggaran per wilayah program swakelola Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Siak RUP tahun 2015 pengerjaan tahun 2016 senilai Rp 27 miliar lebih.
1. Wilayah I Kecamatan Siak dan Mempura untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Kabupaten Siak senilai Rp. 6,5 Miliar lebih.
2. Wilayah II Kecamatan Dayun, Koto Gasib, Lubuk Dalam, dan Kerinci Kanan untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Kabupaten Siak senilai Rp. 5 Miliar lebih.
3. Wilayah II Kecamatan Tualang dan Sungai Mandau untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Kabupaten Siak senilai Rp. 6,2 Miliar lebih.
4.Wilayah IV Kecamatan Sabak Auh, Sungai Apit, Bunga Raya, dan Pusako untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Kabupaten Siak senilai Rp. 6,2 Miliar lebih.
5. Wilayah V Kecamatan Minas dan Kandis untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Kabupaten Siak senilai Rp. 3 Miliar lebih.
Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan laporan masuk ke Kejari Siak terkait besarnya anggaran program swakelola Dinas BMP Siak, hingga saat ini pihak Kejari masih menyelidiki laporan itu.
Bahkan, Kajari Siak Zondri melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak Beny Siswanto mengatakan, pihaknya tidak menghentikan laporan itu. Hingga saat ini, ia menyebut penyelidikan masih terus berjalan. Meskipun sudah mencapai 3 bulan lamanya, namun masih Puldata Pulbaket.
"Kita (Kejari Siak) akan terus menindak lanjuti laporan itu. Hingga hari ini masih Puldata. Intinya, akan terus dilanjutkan kasus itu sesuai dengan fokus kami," katanya, Rabu (2/11/2016) lalu. (ril)
Peristiwa
Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026
Jakarta-Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini rencananya digelar pada
Pekanbaru Segera Uji Coba Bus Listrik, Walikota Agung Nugroho Dorong Transportasi Go Green
PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru bersiap melakukan transformasi transportasi publik dengan menghadirkan bus listrik sebagai sarana angkutan umum massal. Armada ramah lingkungan tersebut diproyeksik
Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Sepeda Motor Raib
PEKANBARU-Rumah mantan Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar, yang berada di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, disatroni maling pada Jumat (15/5/2026) din
Jalan Tepian Sungai Desa Petalogan - Kelurahan Air Molek Inhu Mengalami Abrasi Lagi
RENGAT-Jalan Tepian Sungai menghubungkan Desa Petalongan dengan Kelurahan Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali mengalami abrasi, Jumat (15/5/2026). Akibatnya, warg
Melalui Program Jum`at Curhat Polsek Tanah Putih Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Warga.
TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas kepada ma