Menag Akui Sistem Visa Jamaah Haji Indonesia Bermasalah
Jumat, 21 Agu 2015 10:19
JAKARTA-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membenarkan sistem visa jamaah haji Indonesia bermasalah. Permasalahan tersebut, menurut dia, disebabkan penerapan sistem visa baru oleh Pemerintah Arab Saudi yang belum sepenuhnya bisa dilaksanakan di Indonesia.
"Memang harus diakui tahun ini ada perubahan proses pervisaan. Itu implikasi e-Haj, sistem yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi terkait pendataan haji secara elektronik," terangnya saat jumpa pres di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (21/8/2015).
Lukman menambahkan, perubahan sistem tersebut tak hanya berimplikasi pada sistem visa di Indonesia, namun juga di seluruh negara yang memberangkatkan jamaah calon haji.
"Karena itu, tahun ini kita mengalami kenyataan bahwa ada bagian tertentu yang butuh waktu," terangnya.
Namun, Lukman menegaskan pihaknya akan bekerja secara maksimal dan menjamin visa jamaah calon haji Indonesia yang akan diberangkatkan tahun ini bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
"Petugas kita kerja 24 jam. Kita berharap satu-dua hari ke depan bisa rampung, dan jamaah bisa berangkat sesuai jadwal," jelasnya.
Sebelumnya, beberapa jamaah haji batal berangkat ke Tanah Suci karena terkendala permasalahan visa.
JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membenarkan sistem visa jamaah haji Indonesia bermasalah. Permasalahan tersebut, menurut dia, disebabkan penerapan sistem visa baru oleh Pemerintah Arab Saudi yang belum sepenuhnya bisa dilaksanakan di Indonesia.
"Memang harus diakui tahun ini ada perubahan proses pervisaan. Itu implikasi e-Haj, sistem yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi terkait pendataan haji secara elektronik," terangnya saat jumpa pres di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (21/8/2015).
Lukman menambahkan, perubahan sistem tersebut tak hanya berimplikasi pada sistem visa di Indonesia, namun juga di seluruh negara yang memberangkatkan jamaah calon haji.
"Karena itu, tahun ini kita mengalami kenyataan bahwa ada bagian tertentu yang butuh waktu," terangnya.
Namun, Lukman menegaskan pihaknya akan bekerja secara maksimal dan menjamin visa jamaah calon haji Indonesia yang akan diberangkatkan tahun ini bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
"Petugas kita kerja 24 jam. Kita berharap satu-dua hari ke depan bisa rampung, dan jamaah bisa berangkat sesuai jadwal," jelasnya.
Sebelumnya, beberapa jamaah haji batal berangkat ke Tanah Suci karena terkendala permasalahan visa.
Peristiwa
Pemko Pekanbaru Optimalkan Posko Siaga Karhutla dan Imbau Warga Lapor ke 112
PEKANBARU â€" Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat koordinasi lintas sektor guna melaksanakan Instruksi Wali Kota Pekanbaru tentang Peningkatan Kesiapsiagaan, Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran H
Dorong Prestasi Terukur, DPRD Pekanbaru Minta Siswa Rumah Tahfiz Ikuti MTQ
PEKANBARU - Minat masyarakat Kota Pekanbaru menitipkan pendidikan agama anak-anaknya ke rumah tahfiz terus mengalami peningkatan. Merespons tren positif tersebut, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Nofrizal
Agrinas Palma Nusantara Luncurkan Program Makan Bergizi dan Salurkan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu
ROKAN HULU- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meluncurkan Program Makan Bergizi, menyerahkan bantuan fasilitas belajar berupa buku bacaan
Pemprov Riau Minta Solusi Adil Terkait Pembatasan Truk CPO Tol Pekanbaru-Dumai
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama PT Hutama Karya (HK) memusyawarahkan pembatasan angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai untuk menemukan jalan tengah bagi
Gunakan Pengeras Suara, Polisi Imbau Jaga Kamtibmas dan Peduli Lingkungan
PELALAWAN â€" Polsek Ukui terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan woro-woro menggunakan pengeras suara ata