Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Menhub Bantu Anak 2 Petugas yang Tewas Tertabrak di Tol Cipali

Peristiwa

Menhub Bantu Anak 2 Petugas yang Tewas Tertabrak di Tol Cipali

Rabu, 13 Jun 2018 13:18
detik.com
Budi Karya di Pelabuhan Tanjung Emas
Semarang - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berduka atas meninggalnya 2 petugas tol Cipali yang tertabrak mobil saat bertugas. Bantuan pun diberikan kepada anak-anak korban.

Hal itu diungkapkan Menhub saat meninjau arus mudik gratis di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kemenhub akan memberikan bantuan beasiswa kepada anak korban.

"Turut beduka atas berpualngnya petugas di Cipali, 2 orang. Dari Kemenhub sebagai tanda simpati karena yang bersangkutan, almarhum menjalankan tugas negara, kami berikan beasiswa untuk anak-anaknya dengan nilai yang sama dengan (santunan) Jasa Raharja," kata Budi, Rabu (13/6/2018).

Peristiwa yang dimaksud terjadi hari Selasa (12/6) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu di KM 126, dua korban sedang menangani mobil yang mogok dan akan mendereknya.

Namun tiba-tiba ada mobil dari arah Jakarta yang lajunya oleng ke kiri sehingga langsung menabrak dua petugas PT. Lintas Marga Sedaya (LMS) itu.

Korban yaitu petugas derek bernama Uus Rustiana (44) warga Kampung Awipari II Desa Awipari RT 002/004 Kecamatan Ciberum, Kabupaten Tasikmalaya dan pekerja patroli bernama Fahmi Hasyim (26) warga Desa Sukareja Wetan RT 02 RW 03 Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Dirut Jasa Raharja, Budi Raharjo mengatakan, sesuai aturan undang-undang, pihaknya segera membayarkan santunan kepada ahli waris keduanya pada hari ini dan kemarin.

"Kami turut berduka karena ada 2 rekan yang meninggal di tol Cipali kemarin. Besaran santunan masing-masing Rp 50 juta kita bayarkan kepada ahli waris," kata Budi Raharjo.

Dia menjelaskan Jasa Raharja tidak pilih-pilih dalam membayarkan santunan dan dilakukan dengan jemput bola sehingga keluarga korban tidak perlu repot mengurus prosedur.

"Dalam H-7 sampai H-4 sudah bayarkan santunan Rp 50,87 milyar kepada korban kecelakaan. Setiap hari ada proses pembayaran," tandasnya.

(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.