Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Menteri Marwan: Dana desa tahap 2 Rp 8 T telah tersalurkan semua

Menteri Marwan: Dana desa tahap 2 Rp 8 T telah tersalurkan semua

Minggu, 09 Agu 2015 12:42
Merdeka.com
Marwan Jafar.
Penyaluran dana desa tahap pertama sebesar Rp 8,28 triliun telah mencapai 100 persen atau sudah tersalurkan seluruhnya kepada kabupaten penerima. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, menginstruksikan dana desa segera disalurkan kepada desa yang telah memenuhi persyaratan agar desa bisa segera melaksanakan program pembangunan desa.

Dana desa harus segera disalurkan, supaya desa dapat segera melaksanakan pembangunan desa, khususnya membangun infrastruktur desa dan juga untuk menggerakkan ekonomi desa, dengan bergeraknya ekonomi ekonomi maka ekonomi daerah juga akan turut berkembang, yang selanjutnya akan berkontribusi pula terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, ujar Marwan, di Jakarta, Minggu (9/8).

Marwan menekankan pentingnya kontribusi semua pihak dalam upaya meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini masih mengalami pelambatan. Sebelumnya laporan Badan Pusat Statistik (5/8) menyatakan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun ini (April-Juni) kembali melambat pada angka 4,67 persen bahkan mengalami sedikit penurunan dibanding kuartal pertama yang mencapai 4,7 persen.

Saya berharap kondisi ekonomi yang melambat ini tidak perlu disikapi berlebihan, justru harus melecut kita untuk bekerja lebih keras lagi, menggenjot seluruh sektor dan bidang ekonomi agar segera bergerak cepat, sehingga ekonomi tumbuh cepat dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, papar Marwan.

Dia menambahkan, salah satu langkah nyata adalah dengan menggerakkan dan memajukan perekonomian desa. Karena ekonomi desa yang maju akan menyediakan berbagai peluang usaha dan pekerjaan bagi masyarakat desa.
Selain akan mengurangi urbanisasi, majunya ekonomi desa juga akan meningkatkan daya beli desa, yang akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Keterkaitan diantara desa dengan kota dalam hal aktivitas perekonomian saat ini semakin kuat, desa sebagai basis produksi dan kota sebagai pusat pertumbuhan sifatnya saling membutuhkan, jadi kalau
ekonomi desa tumbuh cepat dan daya beli desa meningkat, maka transaksi ekonomi di kota akan meningkat pesat yang tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi nasional tentunya akan
terdampak positif juga, imbuh Marwan.(merdeka.com)

Ditambahkannya, dari kegiatan pameran potensi desa belum lama ini diketahui bahwa desa ternyata memiliki banyak potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang menguntungkan. Baik
potensi yang berbasis sumberdaya alam maupun potensi yang berbasis kreativitas sumberdaya manusia, atau gabungan kedua-duanya.

Dana desa selain untuk infrastruktur, juga dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha desa yang berbasis nilai tambah, contoh kecil seperti pisang yang banyak sekali tersedia di desa-desa dapat
dikembangkan menjadi usaha keripik pisang atau selai pisang yang nilai jualnya jauh lebih tinggi dibandingkan jualan pisangnya, usaha kreatif semacam inilah yang harus dikembangkan di desa agar masyarakat desa bisa langsung menikmati nilai tambahnya, ungkap Marwan.

Namun, pihaknya menyadari desa tidak bisa sendirian dalam memajukan ekonomi desa. Diperlukan peranserta dunia usaha untuk bekerjasama dengan desa dalam upaya menggali, mengolah dan mengembangkan
sumberdaya desa menjadi bisnis desa yang maju dan menguntungkan keduabelah pihak.

Di sinilah pentingnya Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) sebagai lembaga usaha desa dengan payung hukum yang kuat, karena Bumdesa inilah yang akan mewakili desa dalam bernegosiasi dan menjalin kesepakatan dengan pengusaha dalam pengembangan usaha desa atas dasar kerjasama yang saling menguntungkan, terang Marwan.
[merdeka.com]
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 05 Agu 2026 13:58

    Detik-Detik Pria Tenggelam di Sungai Kampar: Lompat dari Jembatan, Kepalanya Sempat Hilang Timbul

    KAMPAR - Seorang pria melompat dari Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Selasa (4/8/2026). Warga sempat menyaksikan detik-detik pria itu tenggelam.Video amatir warga yang beredar

  • Rabu, 05 Agu 2026 13:56

    Pemotor Nekat Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Diamankan Polisi, Ini Penjelasan Keluarga

    PEKANBARU - Aksi nekat seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai tanpa mengenakan helm dan dengan kecepatan tinggi viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi setelah

  • Rabu, 05 Agu 2026 13:54

    Empat Tahun Beruntun, UIR Kembali Raih Juara 1 Pengelola Laman dan Media Sosial Terbaik LLDIKTI XVII

    PEKANBARU - Empat tahun berturut-turut Universitas Islam Riau (UIR) sukses mempertahankan juara 1 sebagai Pengelola Laman dan Pengelola Sosial Media Terbaik di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Ti

  • Rabu, 05 Agu 2026 13:51

    Pekanbaru Jadi Tuan Rumah GCMC IMT-GT ke-9, Dorong Kerja Sama Green City

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru resmi membuka Seminar Green Cities Mayors Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 di Hotel Pangera

  • Rabu, 05 Agu 2026 13:50

    Gelar PKT ke-6, Penyair Perempuan Indonesia Milampah Tapak Kuningan

    KUNINGANâ€"Namanya Pulang ke Kampung Tradisi atau PKT. Inilah kegiatan yang dilakukan Penyair Perempuan Indonesia (PPI) setiap tahun. Tahun ini merupakan PKT ke-6 dan dilaksanakan di Kabupaten Kuninga

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki