Jumat, 15 Mei 2026

Mobdin Tabrak Kaisar dan Avanza di Bengkalis

Laporan : Supriyanto
Rabu, 30 Des 2015 10:14
Supriyanto

BENGKALIS – Kecelakaan  yang melibatkan mobil dinas Terios BM 1180 DP terjadi di Jalan Antara Ujung Bengkalis. Akibat peristiwa tersebut, bagian depan mobdin remuk. Diduga, kecelakaan terjadi karena mobdin menghindari sepeda yang ada di depan.

Pantauan di lapangan, kecalakaan itu juga membuat sepeda motor roda tiga kaisar dan mobil avanza BM 1045 NP mengalami kerusakan. Kendaraan kaisar dan avanza rusak setelah ditabrak oleh mobdin yang dikendarai oleh pegawai Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Martini.

Menurut informasi dari sejumlah warga, kecelakaan terjadi ketika mobdin yang diduga berkecepatan tinggi sedang melaju dari arah kota menuju Kelapasari. Ketika tidak jauh dari Gang Cendana, mobil berusaha menghindari sepeda yang ditunggangi wanita paruh baya dengan membanting stir ke kiri.

Namun, karena mendadak, pemilik mobil kehilangan kendali dan menabrak kaisar yang parkir di kiri jalan (dari arah kota). Berikutnya, kaisar menabrak mobil avanza yang juga sedang parkir sekitar 5 meter dari lokasi kejadian. Akibatnya, bagian kanan mobi avanza, tepatnya bagian pintu belakang penyok cukup parah.

Terpisah, Martini saat dihubungi melalui ponsel membenarkan kalau dirinya lah yang mengemudikan Terios BM 1180 DP tersebut. Menurut pengakuan pejabat yang sebelumnya bertugas di Dinas Sosial ini, kecelakaan terjadi karena dia berusaha menghindari sepeda yang mendadak berada di depannya.

"Kejadiannya begitu cepat, tiba-tiba ada sepeda di depan saya. Saya berusaha mengelak banting stir ke kiri. Itulah kemudian mobil saya nabrak sepeda motor Kaisar trus Kaisar nabrak Avanza," ujar Martini saat dikonfirmasi melalui ponsel.

Dikatakan, mungkin karena terkejut, pengemudi sepeda yang diketahui bernama Nurhayati, terjatuh dan kepalanya membentur aspal. Dengan menggunakan kendaraan warga setempat, Martini mengatakan, ia langsung membawa Nurhayati ke RSUD untuk mendapatkan perawatan.

"Saya sekarang di IGD memastikan kondisi ibu yang kecelakaan tadi. Ada sedikit luka di kepalanya dan dalam kondisi sadar. Luka lain tidak ada, dan sebenarnya bisa pulang. Tapi dokter meminta agar bertahan dulu di RSUD untuk memastikan kondisi ibu ini benar-benar stabil," ujar Martini yang mengaku membawa mobil dengan kelajuan sedang.

Martini mengatakan, apa yang terjadi merupakan musibah dan dirinya akan bertanggung jawab akibat dari kecelakaan yang terjadi tersebut.

"Namanya musibah, kapan saja bisa terjadi. Bagi saya yang terpenting bagaimana ibu ini bisa pulih kembali. Saya sudah sampaikan ke pihak kepolisian akan menyelesaikan semuanya," katanya.(Sup)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 08:48

    1 Pasien Meninggal Saat Kebakaran Gedung PPJT RSUD dr Soetomo.

    Surabaya -Satu pasien dilaporkan meninggal dunia saat terjadi kebakaran di lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr Soetomo, Jumat (15/5/2026) pagi. Sebanyak 33 pasien dari gedun

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:43

    Daun Kelor Kaya Antioksidan, Dapat Sehatkan Jantung hingga Mengatur Gula Darah

    JAKARTA-Banyak manfaat tersembunyi dari daun kelor. Daun ini kaya kandungan nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan. Daun kelor juga mengandung protein, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin B, serta sej

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:33

    Baru Sehari Kerja ART Jadi Korban Pencabulan di Rumah Bupati Konawe Selatan, Pelaku Diduga Security

    KENDARI-seorang Asisten Rumah Tangga (ART) menjadi korban dugaan pencabulan di rumah Bupati Konawe Selatan (Konsel) Irham Kalenggo di Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Teng

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:23

    Habisi dan Bakar Pacar, Mantan Personel Polres Indramayu Divonis Penjara Seumur Hidup.

    INDRAMAYU-Pengadilan Negeri Indramayu Jawa Barat memvonis penjara seumur hidup terhadap terdakwa pembunuhan Putri Apriyani (24), Brigadir Polisi Dua (Bripda) Alvian Maulana Sinaga (23).Bripda Alvian M

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.