Peristiwa
Mortir Sepanjang 27 Sentimeter Ditemukan di Depok
Sabtu, 01 Des 2018 16:29
"Panjangnya 27, diameter 5,5," ujar Kapolsek Sawangan Kompol Prasetyo kepada merdeka.com, Sabtu (1/12).
Penemuan bermula saat saksi Nur Holis menerima barang rongsokan dari seorang tak dikenal pada Kamis 29 November, pukul 13.00 Wib. Saat karung berisi barang rongsokan itu dibuka, ternyata pegawainya menemukan mortir.
"Lalu barang tersebut dimasukkan ke dalam ember yang berisi air oleh Nur Holis," katanya.
Keesokan harinya, temuan itu dikabarkan Bhabinkamtibmas Curug Aiptu Mujahidin yang kemudian mendatangi lokasi. Kemudian lokasi penemuan dipasang garis polisi dan menghubungi kepolisian setempat.
"Pada pukul 11.50 Wib, Tim Gegana Sat Brimobda Polda Metro Jaya
dipimpin Bripka Syaepul tiba di lokasi dan mengamankan serta
mengevakuasi mortir temuan tersebut. Pada pukul 12.15 Wib Tim Gegana meninggalkan lokasi," jelasnya.
(merdeka.com)
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan
Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu
JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Progra