Selasa, 29 Nov 2022
Iklan Prodek
  • Home
  • Peristiwa
  • PNS di Pelalawan Nekat Akhiri Hidup Sendiri, Ditemukan Tak Bernyawa oleh Istri

PNS di Pelalawan Nekat Akhiri Hidup Sendiri, Ditemukan Tak Bernyawa oleh Istri

admin
Kamis, 17 Nov 2022 11:20
pekanbaru.tribunnews.com

PELALAWAN - PNS di Pelalawan nekat akhiri hidup sendiri di rumahnya.

Aksi PNS di Pelalawan yang akhiri hidup sendiri diketahui setelah sang anak tak kunjung dijemput dari sekolahnya.



Hingga kemudian istrinya pulang dan menenukan suaminya sudah tak bernyawa karena nekat akhiri hidup sendiri.

Pria di Pelalawan yang merupakan warga Terusan Baru Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan ini bikin heboh setelah ditemukan tewas akhiri hidup sendiri.

Kejadian PNS di Pelalawan akhiri hidup sendiri juga membuat warga di sekitar rumahnya heboh pada Rabu (16/11/2022) siang.

Pria di Pelalawan ini diduga putus asa hingga nekat menghilangkan nyawanya sendiri diri.

Korban bernama Dedi Syahputra ini tinggal di Jalan Datuk Kampo Terusan Baru Kelurahan Kerinci Barat, Pangkalan Kerinci.

Pria di Pelalawan berusia 36 tahun itu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya sendiri.



"Setelah mendapat laporan dari warga, personil kita turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Mahendra Yudhi Lubis SH MH kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (16/11/2022).

Kapolsek Mahendra Yudhi Lubis menerangkan, korban ditemukan gantung diri sekitar pukul 13.00 WIB tepat di dalam garasi rumahnya yang tertutup dari luar.

Korban berkerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sebuah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.

Korban ditemukan pertama kali oleh istrinya sendiri bernama Alisma Daniar Laeris (36).

Awalnya, istri korban mendapat telepon dari sekolah tempat anaknya menuntut ilmu.

Alisma diberitahu jika anaknya tak kunjung dijemput oleh suaminya Dedi Saputra dari sekolah.

Padahal anak mereka sudah pulang dan waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB.

"Menurut keluarga, korban yang selalu menjemput anaknya dari sekolah. Padahal sudah pukul 13.00 wib, tak juga dijemput. Makanya pihak sekolah menelepon istri korban," tambah Kompol MY Lubis.




Penasaran dengan keberadaan suaminya, wanita itu pulang dari tempat kerjanya dan menuju ke rumah mereka.

Setibanya di rumah, ia terkejut melihat suaminya dalam keadaan tergantung di garasi yang kosong.

Korban tidak memakai baju dan hanya mengenakan celana pendek warna hijau muda.

Polisi mengevakuasi korban dari seutas tali berwarna hijau yang diikatkan ke sebuah lagu bulat yang terlentang di atas pintu garasi. Terdapat

Berdasarkan pemeriksaan polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh PNS di Pelalawan yang nekat akhiri hidup sendiri.


Jika Anda memiliki tendesi untuk bunuh diri atau membutuhkan layanan konseling atau teman curhat, Anda dapat menghubungi kontak di bawah ini.

Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh.

Jika semakin parah, disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.

LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293) LSM Jangan Bunuh Diri adalah Lembaga swadaya masyarakat yang didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan jiwa.

Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap mental illness dan meluruskan mitos serta agar masyarakat paham bahwa bunuh diri sangat terkait dengan gangguan atau penyakit jiwa.

Anda dapat menghubungi komunitas ini melalui nomor telepon (021 0696 9293) atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com





Editor: 1

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2022 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.