Peristiwa
Pagi ini 15 Ton Sampah di Pajak Lama Bagan Batu Diangkut
Laporan: Hendra Dedi Syahbudi
Selasa, 10 Jan 2017 09:41
Sampah yang diperkirakan sudah mencapai 15 ton ini sudah mengeluarkan bau busuk, bahkan sudah berluat diangkut dengan menggunakan dana pribadi kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar (UPT DKPP) Bagan Sinembah.
Pantauan di lokasi 3 Unit Dump truk pengangkut sampah dikerahkan sejak subuh hingga pagi tadi. Namun pengangkutan ini hanya dilakukan di area Pajak Lama. Sementara untuk sampah pertokoan belum dapat diangkut karena keterbatasan dana.
Kepala UPT DKPP Bagan Sinembah H. Zulkifli ketika ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa upaya pengangkutan sampah yang menggunung ini adalah atas inisiatif dirinya bersama Camat Bagan Sinembah, karena terhitung sejak 3 Januari 2017 persoalan kebersihan sampah dan pasar dan pertamanan sudah di luar kewenangan.
"Kali ini merupakan inisiatif saya dengan pak Camat (M. Nasir red) , biaya operasional untuk mengangkut sampah tersebut menjadi tanggungan kami pribadi di luar dari anggaran pemda, tapi kalau untuk kedepannya kalau ada tumpukan sampah seperti ini lagi, saya nggak tau juga, tapi mudah-mudahan kedepannya tidak akan terjadi hal seperti ini lagi, "ungkap H. Zulkifli.
Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan (UPT DKPP) Bagan Sinembah, H Zulkifli Spd Senin 8/1 saat ditemui SpiritRiau.com di ruang kerjanya menjelaskan bahwa kendala tidak diangkutnya sampah itu terkendala biaya operasional untuk mengangkut sampah itu disebabkan adanya penghapusan dinas yang mengelolanya selama ini, yakni DKPP.
" Biaya operasional tidak ada, biasanya, untuk tiga unit mobil angkut sampah biasanya satu hari bisa menghabiskan 600 ribu untuk minyak saja, nah biaya itu yang tidak ada, sehingga sejak 3 Januari kemarin tidak ada aktifitas pengangkutan sampah," jelasnya.
Dijelaskannya lagi, saat ini, tugas yang selama ini dikerjakan oleh Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan dibagi kepada tiga dinas. Untuk sampah kedepan diurusi Bapedalda, untuk Pasar dikelola oleh Disperindag dan penelolaan Taman dikelola dinas Cipta Karya.
" Jadi kita masih menunggu pelantikan setelah perombakan ini, kalau sudah pelantikan, kita tau bagaimana sistem pengelolaannya nanti," terangnya.
Menurutnya, perombakan dinas ini tidak akan berpengaruh terhadap para pekerja, hanya dinas yang mengelola saja yang berganti, untuk pekerja dan prasarana tetap. " Kita tunggu saja, kalau untuk mendahulukannya bukan kita tidak bisa, namun pertanggungjawaban kedepannya ini yang kita belum tau, sebab nantinya pasti ada pengelola, bisa dilimpahkan kepada kecamatan, kelurahan atau mungkin UPT yang baru. Bayangkan harus mengeluarkan biaya 600 ribu satu hari, belum lagi pekerjanya, jadi kita tunggu sajalah usai pelantikan nantinya," ungkapnya.
Pantauan spiritriau.com dilapangan, tumpukan sampah terhilat jelas di depan setiap toko di sepenjang jalan Jenderal Sudirman Bagan Batu Kota, bahkan tumpukan sampah terparah berada di pasar pajak lama, bahkan sudah mengeluarkan aroma yang sangat bau. (ded)
Peristiwa
Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal
TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi
Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia
Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun
TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua
Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung
Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara
Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be