Sabtu, 01 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Polri: 3 Polisi Tertembak Saat Urai Massa Kerusuhan di Pontianak

Peristiwa

Polri: 3 Polisi Tertembak Saat Urai Massa Kerusuhan di Pontianak

Kamis, 23 Mei 2019 11:39
Detik.com
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
JAKARTA - Kerusuhan yang sempat terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Rabu (22/5) kemarin memakan korban dari petugas kepolisian. Ada 3 polisi yang tertembak ketika membubarkan kerumunan massa.

"Untuk di Kalbar, ada 3 anggota tertembak saat membubarkan massa," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

Dedi menyebut identitas ketiga polisi tersebut antara lain Bripda Aldiono, Ipda Agus S, dan Brigadir Sarifin Ahyar. Aldiono yang berasal dari Satuan Sabhara Polda Kalbar mengalami luka tembak di tungkai bawah kanan, Agus yang juga berasal dari satuan yang sama terluka di kaki kanan, sedangkan Sarifin yang adalah anggota Satuan Restik Mempawah tertembak di paha kiri.

Peristiwa itu terjadi saat ketiganya tengah mengurai massa di Kecamatan Pontianak Timur pada Rabu kemarin. Dedi menyebut luka tembak yang diderita 3 polisi itu berasal dari arah massa yang diduga menggunakan senjata api rakitan.

Ketiga lalu dievakuasi ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Kalbar untuk mendapatkan pertolongan medis. Selain tertembak, Dedi menuturkan ada dua aparat, masing-masing dari TNI dan Polri, yang terluka akibat lemparan batu.

"Seorang anggota TNI, Kapten Arm Tri S, Danramil Sui Kakap terkena lemparan batu mengakibatkan robek pada pelipis. Korban dievakuasi ke RST Kartika Husada. Dari Polri, korban merupakan supir Karoops Polda Kalbar, terluka di paha kanan akibat terkena lemparan batu dan langsung dibawa ke Dokkes Polda," terang Dedi.

Dedi menerangkan semalam, Rabu (22/5) situasi Kota Pontianak, khususnya daerah Kecamatan Pontianak Timur pasca demonstrasi massa yang memblokir Jembatan Kapuas I dan berhasil diurai aparat, kembali ramai. Pada pukul 21.30, konsentrasi massa di Simpang 4 Tanjung Raya, Pontianak Timur menuju arah Kota Simpang 4 tepatnya di dekat Hotel Garuda telah dihalau mundur oleh petugas gabungan TNI-Polri.

Satu jam kemudian atau pukul 22.30 WIB, Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono beserta pejabat TNI setempat merapat ke Polsek Pontianak Timur untuk bernegosiasi dengan tokoh aksi karena adanya ancaman dari massa yang akan membakar Polsek Pontianak Timur.

"Negosiasi dikedepankan guna mencegah hal-hal tindak anarkis dan hal-hal yang merugikan terjadi," ucap Dedi.

Negosiasi berlangsung alot selama 3 jam mulai dari pukul 23.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB, dini hari tadi. Sebanyak 30 orang diamankan lantaran bersikeras melakukan tindakan kericuhan. "Diamankan ke Polresta Pontianak," imbuh Dedi.

Negosiasi kemudian selesai pukul 02.30 WIB dan pimpinan massa sepakat menyudahi aksi. Namun pada saat proses penguraian massa itulah terjadi penyerangan terhadap aparat.

"Setelah itu, pukul 03.30 WIB, Jembatan Tol 1 sudah dapat dibuka untuk umum dan beberapa petugas Polri-TNI tetap berjaga-jaga di Simpang 4 Hotel Garuda. Sampai dengan pukul 04.00 WIB, situasi wilayah Kecamatan Pontianak Timur relatif aman dan kondusif," tutup Dedi.


Sumber: detik.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 01 Agu 2026 13:30

    HIMA PERSIS Pelalawan Gelar Safari Masjid, Tebar Khidmat dan Perkuat Ukhuwah

    PANGKALAN KERINCI â€" Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PD HIMA PERSIS) Pelalawan sukses menyelenggarakan kegiatan HIMA PERSIS Safari Masjid di Musolla Al Muhajirin, Terusan Baru, Pa

  • Sabtu, 01 Agu 2026 13:29

    Kolaborasi PBTI-TNI, Richard Tampubolon: Bukti Kesesiusan TNI Bangun Prestasi Olahraga

    JAKARTA - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) akan berkolaborasi dengan TNI dalam menyukseskan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Ja

  • Sabtu, 01 Agu 2026 13:26

    Kapolda Riau Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa Terluar

    PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan resmi melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 dalam apel kesiapan di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026). Program ini menargetkan 17 d

  • Sabtu, 01 Agu 2026 11:49

    AS dan Israel Siapkan Serangan Besar ke Infrastruktur Energi Iran, Kapan Dimulai?

    Amerika Serikat dan Israel disebut tengah mempersiapkan sebuah operasi pengeboman besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran. Serangan tersebut dilaporkan dapat berlangsung paling cepat akhir pe

  • Sabtu, 01 Agu 2026 11:46

    Menjelajahi Keajaiban Wisata Tibet: Istana Yumbulagang dan Danau Yamdrok yang Sakral

    Tibet, sebuah wilayah di Daerah Otonom Xizang, China, menyimpan kekayaan sejarah dan keindahan alam yang memukau. Dua destinasi ikonik yang menarik perhatian wisatawan dan peziarah adalah Istana Yumbu

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki