Rabu, 05 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pompong Pengangkut Pekerja Sagu Tenggelam di Perairan Mengkikip, Dua Orang Hilang

Peristiwa,

Pompong Pengangkut Pekerja Sagu Tenggelam di Perairan Mengkikip, Dua Orang Hilang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 04 Agu 2026 09:14
SELATPANJANG â€"Sebuah kapal pompong yang mengangkut pekerja penebang sagu tenggelam di Perairan Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden yang dipicu cuaca buruk itu menyebabkan dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, membenarkan kejadian tersebut. Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.


Menurut Prima, kapal pompong tersebut berangkat dari Desa Kampung Balak sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sungai Mertas. Kapal membawa empat orang yang akan bekerja melakukan penebangan pohon sagu.

Namun, saat berada di perairan Desa Mengkikip, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk. Angin kencang disertai gelombang tinggi membuat kapal kehilangan keseimbangan hingga miring ke sisi kiri. Tidak lama kemudian gelombang kembali menghantam badan kapal, menyebabkan air masuk dengan cepat hingga pompong akhirnya tenggelam.


"Berdasarkan laporan yang kami terima, kapal pompong berangkat dari Desa Kampung Balak menuju Sungai Mertas dengan membawa empat orang pekerja penebang sagu. Di tengah perjalanan kapal diterpa angin kencang dan gelombang tinggi hingga oleng, kemasukan air, kemudian tenggelam di Perairan Desa Mengkikip," ujar Prima Harrie Saputra.

Dalam situasi darurat tersebut, dua penumpang berhasil bertahan hidup dengan memanfaatkan jeriken minyak sebagai alat bantu mengapung sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri.

Korban selamat diketahui bernama Ivan (30) dan Bobi (30), keduanya merupakan warga Desa Kampung Balak, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.


Sementara itu, dua korban lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang, masing-masing Amir (50), nakhoda kapal asal Desa Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, serta Iqbal (25), warga Desa Kampung Balak, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.


"Dua orang berhasil menyelamatkan diri menggunakan jeriken minyak sebagai alat bantu apung. Sementara dua korban lainnya masih dalam pencarian dan menjadi fokus operasi SAR yang saat ini terus berlangsung," katanya.

Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari enam personel Basarnas, tiga personel Satpolairud Polres Kepulauan Meranti, satu personel Ditpolairud Polda Riau, satu personel TNI AL, serta lebih dari 50 warga yang ikut membantu penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Selain melakukan pencarian di perairan, tim juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memperluas area penyisiran sesuai dengan kondisi arus dan cuaca di lokasi.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/pompong-pengangkut-pekerja-sagu-tenggelam-di-perairan-mengkikip-dua-orang-hilang.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki