Posting Kawasaki D-Tacker di Bawah Sepuluh Juta, Neng Elis Herlina Kerjai Dua Orang
Laporan : Afriyanto S
Senin, 11 Jun 2018 21:23
PEKANBARU- Media Sosial sudah tidak asing lagi didengar untuk dijadikan tempat bisnis jual beli online. Namun demikian, bagi anda yang ingin membeli barang bekas di Medsos tersebut diharapkan waspada mengenal penjual dan barang bekas yang akan dibeli.
Seperti yang dialami Afriy (26), warga Kecamatan Tenayan Raya, Kelurahan Rejosari, Rt 003, Rw 008, mendapatkan perlakuan penipuan dari orang yang tidak bertanggung jawab, Ahad (10/6). Meski penipuan ini tidak berupa nominal uang, namun tetap saja jelas merugikan.
Berawal dari Media sosial (Facebook), dirinya mencoba mencari sepeda motor bekas merek Kawasaki Tacker. Hal hasil dirinya menemukan seseorang yang menggunakan Akun Facebook bernama Neng Elis Herlina.
Dalam postingan tersebut, Neng Herlina Elis menjual Sepeda Motor Merek Kawasakai D-Tracker dengan harga Rp. 9.800.000,00.
Motor Lesingan
Ready KAWASAKI D-TRACKER 150 Led Thun 2015 kondisi 95% mesin masih standar, Bodih Mulus Sesuai Di Gambar
SURAT-SURAT LENGKAP (STNK & BPKB + Faktur ) PAJAK AKTIF
Harga 9.800.000.
Untuk pengiriman yang berada diluar kota pekanbaru kami siap membantu Mutasi/Balik nama.
JIKA MINAT BIS AMENGHUBUNGI Di WHATSAP : WA 082386968262, "tulis Neng Elis Herlina.
Selanjutnya, Afriy mencoba menghubungi Nomor WA (Whatsapp) yang tertera dalam postingan Neng Elis Herlina tersebut.
Dalam percakapan melalui Chatting di WA itu, Afriy menanyakan di mana alamat Neng Elis Herlina (NEH) tersebut.
Afriy: Test,
Halo buk motor tacker
sudah laku belum
NEH : Iya msh ada gan
Afriy : Alamatnya gan
NEH : Jln imam munandar no 246 tengkerang labuai. Bukit raya.
Kemudian, sampai di tempat tujuan, pemilik toko Sail Motor Jual Beli Tukar Tambah cash & Kredit,
Aciong, membantah tidak ada menjual motor tacker dengan harga 9.800.000,00.
" Itu tidak benar, meleset itu, itu buat rusak toko aja. Itu dah dilacak itu. Harus ditangkap itu, memang tidak ada korban, "cetusnya.
Aciong juga mengatakan, bahkan orang yang tidak bertanggung jawab ini tidak hanya membuat resah toko miliknya saja.
"Jangankan abang ya (Afriy, red) yang mau beli dikerjai, pemilik toko jual beli barang bekas yang lainpun juga mengalami hal yang sama, yang seperti abang datang kesini juga nanya seperti itu. Itu dia ngerjain orang aja itu, harus dilacak itu orang, kurang ajar itu. "jelas Aciong. (aft)
Peristiwa
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,