Peristiwa
Protokoler Dinilai tak Profesional, Ini Langkah Plt Bupati Rohul
Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 14 Feb 2017 10:18
Bupati mengaku, bahwa ia tidak pernah tidak pernah menyuruh kepada siapapun untuk melarang.
Sebab menurutnya wartawan merupakan mitra kerja, bahkan dirinya sangat senang jika setiap ada acara ataupun kegiatan yang di publikasikan di media hingga masyarakat luas bisa tau perkembangan daerah Rohul yang dipimpinnya.
Dengan dialek melayu H Sukiman Mengatakan " indo lai do " ( tidak ada itu) saya tidak pernah menyuruh staf saya untuk melarang wartawan mengambil gambar. " Biar nanti akan saya panggil siapa orangnya, "tegasnya.
Sebelumnya, awak media dilarang mengambil Foto jarak dekat untuk mengabadikan momen penting atau yang penuh sejarah itu.
Hal itu dilakukan oleh Protokoler yang bertugas, ia mengatakan bahwa yang boleh mengambil Gambar hanya dua orang yaitu Fotografer dari Bagian Humas Pemkab Rohul.
Mendengar perkataan tersebut puluhan awak media yang sudah sejak pagi hari datang saling pandang satu sama lain sebagian menggerutu " Apa maksudnya ini?, cerita para awak media yang meliput acara tersebut, meniru himbauan itu. Yang akhirnya mereka mengambil gambar dari jauh.
Hal ini memang dirasa aneh tidak pernah terjadi sebelumnya wartawan yang akan mengambil gambar dibatasi jaraknya sementara tempat yang ditentukan oleh petugas tersebut jarak ambil gambar kurang Efektif meskipun sudah menggunakan Zoom gambarnya terlihat kecil dan samar samar sehingga sulit untuk dipublikasikan
Entah sebab apa, namun,awak media yang tetap nekat mencoba mengambil gambar dari jarak yang semestinya satu persatu wartawan diusir oleh anggota petugas yang berjaga.
"Tolong dari jauh saja," ujar salah seorang petugas kepada awak media yang mencoba mengambil foto saat pelantikan itu.
Aksi tersebut, membuat puluhan awak media merasa kesal, pasalnya, belum pernah dalam acara yang sifatnya terbuka untuk umum awak media dilarang mengambil gambar.Bahkan semenjak Rohul berdiri baru kali inilah wartawan dilarang mengambil foto jarak dekat.
"Sementa tahun tahun sebelumnya justru setiap ada acara akbar ataupun seremonial kehadiran wartawan sangat diharapkan. Bahkan pada masa itu awak media lebih diutamakan ketimbang humas,"ujar Man dengan nada kesal.
Terkait hal itu, sejumlah Tokoh dan Pemuda Rohul angkat bicara, menyayangkan kejadian yang melarang wartawan untuk mengambi gambar pelantikan 62 Kades tersebut, diantaranya, Pemerhati dan Sahabat Pers Maulana Syafutra dan Benny Pradawansyah.
Mereka berharap jika ada oknum protokoler yang kurang mampu dalam mengemban tugasnya, sebaiknya sadar diri dan jangan memaksakan diri, karena tugas dari protokoler itu sangatlah vital , dan sayang jika Harus rusak karena oknum yang kurang pandai bersikap dan minim pengetahuan tentang pers.
"Semoga Kepala Daerah bijak menyikapi kejadian yang membuat goresan bagi insan pers , jayalah pers Rokan Hulu, Jaya tanpa diskriminasi dari oknum yang tuna ilmu,"seru Pemuda Rohul ini.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Rokan Hulu .Mintareja S.Ag mengatakan,
ia merasa pihak pengamanan tidak memahami Undang Undang Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999, dan mereka harus pelajari dahulu itu, sebelum turun ke lapangan.
Karena lanjutnya, untuk Publikasi sudah diatur pada Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah salah satu produk hukum Indonesia dan tentang pers atau Wartawan sudah diatur melalui Undang-undang Pers (secara resmi bernama Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers) adalah undang-undang yang sudah sah di Republik Indonesia.
"Seharusnya petugas pengamanan mengetahui Pasal 4 ayat 3 yang berbunyi untuk menjamin kemerdekaan pers, pers Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Bukan malah melarang mengambil foto,"tambahnya.
Masih ditempat yang sama, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH mengatakan, seharusnya tidak ada pelarangan terhadap media yang akan mengambil foto untuk di publikasi.
Sebab sebesar apapun kegiatan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) tanpa dipublikasikan oleh media, maka Masyarakat luas tidak akan tau. Untuk itu perlu dilakukan koordinasi antara Protokoler Humas dengan Insan Pers. Agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan dibelakang hari.
"Apalagi ini menyangkut dengan kegiatan Bupati, sehingga tidak terjadi kesalah pahaman," harap Ketua DPRD Rohul.
Kegitan itu dihadiri oleh unsur Forkompimda setempat seperti Sekda IR Damri Harun, ketua DPRD Rokan Hulu Kelmi Amri SH, Kaporles Rohul AKBP Yusuf Rahmanto SIK MH, Kajari Rohul Syafiruddin SH MH, Ketua Pengadilan Negri Rohul Syahrudi SH MH Dandim 0103/ KPR Let Kol Kav Yudi Prasetio SIP , para Kepala SKPD, sejumlah camat serta undangan lainnya. (fah)
Peristiwa
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta