Senin, 04 Mei 2026

Peristiwa

RSUD Terkendala Rekrut Dokter Spesialis

Laporan: Afdal Aulia
Kamis, 22 Sep 2016 16:06
Afdal Aulia
Zulfan Heri

BENGKALIS -RSUD Bengkalis Bengkalis terus melakukan upaya peningkatan pelayanan , termasuk menambah tenaga dokter spesialis. Namun upaya tersebut masih terkendala dengan sulitnya merekrut ataupun meminta dokter spesialis untuk bertugas di RSUD Bengkalis.

Manajemen RSUD pun sudah melakukan permintaan dokter spesialis yang dibutuhkan ke sejumlah perguruan tinggi terkemuka, namun belum ada jawaban yang menggembirakan.Dan saat ini RSUD Bengkalis kembali harus kehilangan sejumlah tenaga dokter spesialis yang telah habis kontrak, dan menolak untuk memperpanjang masa kerja di RSUD Bengkalis.

Plt Direktur RSUD Bengkalis H Zulfan Herri saat dihubungi membenarkan dilema ini. Di satu sisi pihaknya kata Zulfan, ingin memenuhi kebutuhan akan dokter spesialis, namun faktanya sangat sulit untuk meminta dokter spesialis bertugas di Bengkalis. Bahkan yang sudah bertugaspun tidak mau memperpanjang lagi kontrak kerjanya.

"Saat ini  sejumlah dokter spesialis sudah habis kontrak kerjanya, diantaranya dokter spesialis jantung dan dokter spesialis tulang (ortophedic).  Namun mereka menolak untuk memperpanjang kontrak kerjanya,"jelas Zulfan.

Pihaknya kata Zulfan sangat memaklumi keberatan dokter spesialis bertugas di Bengkalis. Kondisi pulau Bengkalis yang hanya ada satu rumah sakit, membuat mereka hanya terfokus praktek di RSUD. Kondisi ini otomatis berpengaruh pada penghasilan mereka.

"Kalau mereka bertugas di luar Bengkalis, mereka bisa dinas di beberapa rumah sakit. Sementara di pulau Bengkalis tidak ada rumah sakit lain selain RSUD. Dengan sendirinya penghasilan mereka hanya dari kontrak dengan RSUD saja. Sementara praktek pribadi yang mereka buka, juga sepi pasien, karena masyarakat lebih memilih berobat ke RSUD yang notabene gratis, ketimbang ke dokter praktek yang jelas bayar,"kata Zulfan.

Namun kekurangan dokter spesialis, RSUD tetap terus berupaya meningkatkan pelayanan. "Kalau pasien memang harus ditangani dokter jantung misalnya, sementara dokter jantung tidak ada di Bengkalis, kita bisa rujuk ke RSUD Arifin Ahmad bagi pasien Jamkesmas dan beberapa rumah sakit swasta di Pekanbaru bagi pasien BPJS secara gratis,"ungkap Zulfan.

Disebutkannya pula dalam waktu dekat akan ada penambahan dokter spesialis yakni dokter spesialis bedah syaraf dan spesialis rehabilitasi. "Mudah-mudahan kekurangan dokter spesialis ini bisa dapat tertanggulangi,"ucapnya lagi.(afd)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.