Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Rumah Perwira Polisi Ikut Dibobol, Kawanan Pencuri di Dumai Tak Hanya Sasar Sekolah

Rumah Perwira Polisi Ikut Dibobol, Kawanan Pencuri di Dumai Tak Hanya Sasar Sekolah

admin
Kamis, 03 Nov 2022 09:12
Kawanan Pencuri di Dumai yang nekat jarah sekolah dan rumah perwira polisi diamankan anggota Satreskrim Polres Dumai.

DUMAI - Nekat, Kawanan Pencuri di Dumai tak hanya membobol laboratorium SMPN 2, SMAN 2, tapi juga satroni rumah perwira polisi di Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur.

Kawanan Pencuri di Dumai itu terdiri dari 6 orang, tiga di antaranya masih di bawah umur.



Satreskrim Polres Dumai berhasil meringkus Kawanan Pencuri di Dumai .

Selain 6 tersangka yang tergabung dalam Kawanan Pencuri di Dumai , Satreskrim Polres Dumai, juga berhasil mengamankan satu orang penadah.

Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto didampingi Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi mengungkapkan, enam kawanan terduga pencurian berhasil diamankan Tim Opsnal Satreskrim pada 25 Oktober 2022.

Kawanan Pencuri di Dumai itu sebelumnya melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di 2 sekolah dan 1 rumah perwira polisi.

Keenam tersangka pencuri ini memiliki bermacam- macam peran.

Ada yang menjadi koordinator tindakan, ada yang tukang gambar, dan tukang berjaga-jaga saat kejadian dilaksanakan.


"Enam tersangka pencuri dan penadah ditahan dari rumahnya masing-masing, sedangkan satu pelaku lagi ditahan saat berada di depan City Mall," katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Aris Gunadi menjelaskan awal pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.

Berawal pada Rabu 25 Mei 2022 sekitar pukul 09.30 WIB, seorang guru SMP Negeri 2 Dumai sedang mengawasi ujian anak sekolah.

Kemudian mengecek ke ruang multi media dan menghitung jumlah laptop yang ada.

"Saat melakukan pengecekan terdapat kekurangan berjumlah 45 unit. Terdiri dari 13 unit merk Asus, 32 unit merk Lenovo," katanya, Rabu (2/11/2022).


"Atas kejadian tersebut, pihak SMP Negeri 2 Dumai mengalami kerugian sekitar Rp 261.383.100 dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Dumai guna pengusutan lebih lanjut," imbuhnya.

Kemudian pada Jumat 10 Juni 2022 sekitar pukul 07:25 WIB, guru yang sehari-hari bekerja sebagai guru dan operator di SMPN 2 Dumai hendak memasuki ruangan.

Ia melihat ruangan tempat ia bekerja sudah dirusak.



Kemudian ia mengecek barang-barang yang ada di ruangan, dan 1 unit laptop merek HP dan 1 unit projecktor merek Epson raib, dan erugian Senilai Rp.15.562.850.

Tak hanya di SMPN 2, pada hari Jumat 26 Agustus 2022 sekitar pukul 06.30 WIB, salah seorang guru SMA Negeri 2 Dumai tengah memasuki ruangan koperasi.

Sesampainya di ruangan koperasi ia membuka laci meja kantor melihat uang sebesar Rp 100.000, sudah tidak ada lagi.

Setelah itu ia dan penjaga sekolah memeriksa ruangan majelis guru.

Mereka melihat pintu lemari tempat menyimpan barang-barang inventaris koperasi dalam ruangan majelis guru dalam keadaan terbuka.

Setelah diperiksa, di dalam lemari sudah tidak ada lagi 1 unit laptop Merk Lenovo.


kemudian pelapor beserta Guru yang lainya memeriksa laci meja yang ada di dalam ruangan yang terdapat baju Kimia Group MGMP Kota Dumai sudah tidak ada lagi dalam laci meja.

Atas kejadian tersebut SMAN 2 Dumai mengalami kerugian sebesar Rp 4.000.000.

AKP Aris menjelaskan, atas laporan tersebut, Tim Opsnal melakukan penyelidikan.

Pada Selasa 25 Oktober 2022 sekira 19.00 WIB, Tim Opsnal Reskrim Polres Dumai yang dipimpin kanit Pidum Reskrim Polres Dumai Ipda Hendra Hutagaol, SH berhasil mengamankan tersangka AS (20).

AS dibekuk di Jalan Bukit Datuk Kelurahan Bukit di depan City Mall Dumai.



"Kemudian dari hasil interogasi, AS membenarkan bahwa telah melakukan pencurian di TKP,"terangnya.

" Dari keterangan AS juga ditemukan 5 nama yang ikut dalam tindak pidana pencurian tersebut. Ditambah 1 orang sebagai penadah, mirisnya dari 6 kawanan curas tersebut, tiga di antaranya masih di bawah umur," imbuhnya.

AKP Aris menerangkan, setelah di dalami kawanan curas ini Selain di dua sekolah, juga menyatroni rumah dinas seorang Kasat di komplek Asrama Air Nersih.


"Rumah Kabag Sunda yang tengah melaksanakan umrah itu dibongkar rumahnya dan diambil uang sebanyak Rp 10 juta dan 2 unit sepeda, mereka juga menyatroni rumah Kasat Narkoba. Tapi tidak ada barang yang diambil," pungkasnya.




Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.