Kampus
Sarjana Kimia Kampus Ternama Jual Ganja Berkedok Pengobatan Hypnotherapy
Senin, 04 Jun 2018 16:42
Pelaku berinisial FW (29) ditangkap tempat praktiknya di Pondok Bambu Kuning, Bojong Gede, Kabupaten Bogor pada 27 Mei 2018. Sementata tiga orang yang diduga pemasok narkoba masih dalam pencarian.
Selain menangkap FW, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu toples bening berisi narkotika jenis ganja, satu buah tabung kaca (inhaler) berisi ganja, empat linting rokok herbal yang diduga ganja dan tembakau sintetis, dan dua bungkus plastik bening berisi narkotika jenis tembakau sintetis merek arjuna.
10 kotak kaleng untuk menyimpan rokok bertuliskan super juga diamankan oleh polisi. Total dari semua barang bukti yang dikumpulkan berkisar Rp 15-20 juta.
"Ini modus baru dari penyalahgunaan narkoba. Pelaku menjual narkoba dengan kedok berjualan obat-obat herbal," ujar Kapolres Bogor AKBP Andy M Dicky di Polres Bogor, Senin (4/6/2018).
Modus bisnis narkoba ini dengan menawarkan jasa pengobatan berbagai penyakit bersifat psikologis.
Diantaranya seperti kecanduan, ingin berhenti merokok, susah tidur, dan kondisi psikis yang sulit dihilangkan. Metode pengobatan dengan cara terapi hipnotis dan memberikan produk herbal racikan pelaku yang diduga berasal dari bahan narkoba tersebut.
"Produk herbal yang ditawarkan pelaku berupa rokok dan teh celup. Dua barang ini berisi campuran narkoba golongan 1 seperti ganja dan tembakau sintetis," terang Dicki.
Kepada penyidik, pelaku mengaku meracik obat herbal ini secara otodidak dengan membaca jurnal di internet. Narkoba jenis ganja dan tembakau sintetis dicampur dengan tembakau asli. Kemudian dibuat dalam bentuk rokok dan teh celup.
"Efeknya menimbulkan sugesti bagi si pasien. Ini menimbulkan kecanduan bagi penggunanya," ujar Dicky.
Lulusan universitas ternama di Indonesia dari jurusan kimia sudah membuka praktik hypnotherapy sejak enam bulan lalu. Di tempat praktik yang juga rumah pribadi dia juga digunakan sebagai tempat private home school.
FW menawarkan jasa dan produknya melalui media sosial dengan sistem private dan dari omongan masyarakat. Cara kerja terapinya pun bersifat pribadi dan tidak memiliki izin resmi.
"Pengobatannya tidak pasang tarif, tapi dilakukan berulang-ulang sampai pasien merasa sembuh. Setelah sudah sembuh, bayarnya sukarela," ujar Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Andri Alam Wijaya.
Efek dari obat herbal ala FW bisa menimbulkan kecanduan bagi para pasiennya, sama seperti penggunaan narkoba biasanya.
(liputan6.com)
Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri
SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k
Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya
JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka
Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya
BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta
Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter
BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer
Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS
JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah