Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Sebelum Bacok Balita Hingga Tewas, Sunaryo Sempat Dibawa ke RSJ

Peristiwa

Sebelum Bacok Balita Hingga Tewas, Sunaryo Sempat Dibawa ke RSJ

Selasa, 13 Nov 2018 13:26
Detik.com
Temanggung - Seorang pria membacok balita hingga tewas dan melukai dua tetangganya di Temanggung. Polisi mengungkapkan pria bernama Sunaryo (26) ini sebelum melancarkan aksi sadisnya sempat dibawa keluarganya ke rumah sakit jiwa.

"Selama ini dia bekerja biasa, tidak ada keanehan atau kejanggalan. Tapi pas hari Senin kemarin, tiba-tiba dia kaya orang linglung," jelas Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi, kepada detikcom, Selasa (13/11/2018).

Karena kondisi tersebut, lanjut Dwi, teman-teman kerja tersangka kemudian menghubungi kerabat tersangka di Temanggung agar menjemput Sunaryo.

"Akhirnya tersangka dijemput dan dibawa pulang. Dalam perjalanan, tersangka sempat dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Soerojo Magelang dulu karena kondisi linglungnya," imbuh Dwi.

Selama di RSJ, tersangka tidak mau diperiksa dan diberi obat. Dia pun kemudian dibawa pulang ke Temanggung.

Tanpa disangka, baru beberapa jam pulang di Temanggung, tersangka menganiaya balita balita Rafa Nesya Ardhani (2,5) menggunakan golok hingga mengalami luka bacok dan meninggal dunia. Dia juga melukai ibu korban, Khalisatun Mafruroh (23) dan tetangganya, Atik Ernawati (31).

"Ada tiga korban yang terkena sabetan senjata tajam oleh pelaku. Ada satu yang kecil usia 2,5 tahun meninggal dunia, dua lainnya luka bacok dan kini dirawat di RSUD Temanggung," ujar Dwi.

Dwi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Senin (12/11/2018) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

"Untuk saat ini pelaku sudah kita amankan dan saat ini masih kami dalami, saksi-saksi sebanyak 6 orang juga telah kita lakukan pemeriksaan," ungkap Dwi.

Dwi sebelumnya menjelaskan bahwa tak ada hubungan keluarga antara pelaku dengan korban. Namun diketahui Sunaryo selama ini bekerja dengan kakek korban.

"Jadi tersangka ini bekerja di tempat Mbahnya korban. Dia kerjanya sebagai penambang pasir di kawasan lereng Merapi, di Magelang. Tapi belum kita pastikan simbah korban ini pemilik lahan tambang atau usaha depo pasir," jelasnya.

"Sementara ini juga belum ada informasi antara tersangka dengan keluarga korban ada dendam atau apa. Hanya tetangga menginformasikan bahwa tersangka bekerja di tempat simbah korban," imbuh Dwi.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.