Senin, 25 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Seorang Mahasiswa UIN Pekanbaru Tenggelam di Sungai Kuantan

Seorang Mahasiswa UIN Pekanbaru Tenggelam di Sungai Kuantan

Senin, 03 Agu 2015 08:02
TELUK KUANTAN-Marzuki Thaher (22), mahasiswa KKN UIN Pekanbaru yang tewas di Sungai Kuantan, Desa Banjar Nan Tigo, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuansing, Sabtu(1/8/15) kemarin, sekira pukul 07.00 Wib.

Mahasiswa berparas tampan ini sebelum tenggelam didasar Sungai Kuantan sempat melambaikan tangan minta tolong. Namun sayangnya, pria yang kuliah di Fakultas Sains dan Teknologi UIN ini tak dapat ditolong.

Menurut informasi dari Camat Inuman, Akhyan Amorfhis, sebelum korban tenggelam, rekan-rekan korban masih melihatnya melambaikan tangan, minta bantuan. Sepertinya korban tidak terlalu pandai berenang.

Lalu, melihat kejadian itu, rekan-rekannya langsung terjun memberi bantuan namun korban keburu hilang tenggelam didasar sungai. Lantas, rekan-rekan korban buru-buru memberitahukan kejadian itu kewarga lain.

Sekitar lima jam lamanya pencarian oleh warga bersama pihak kepolisian, Marzuki Thaher(22) akhirnya dapat ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Setelah itu, jasad korban yang diketahui berasal dari Pekanbaru ini, langsung dipulangkan kerumah duka diantar langsung oleh Camat setempat atas perintah Bupati Kuansing, Sukarmis.

"Kami diperintahkan Pak Bupati untuk mengantarkan langsung jenazah almarhum sampai ke pihak keluarga di Pekanbaru, Sebab almarhum ini sedang melaksanakan tugas mulia yaitu mengabdi pada masyarakat Kuansing khususnya melalui program KKN, beliau merupakan tamu, sedangkan Kuansing dan kecamatan Inuman merupakan tuan rumah bagi mereka.,"ujar Camat Inuman, Akhyan Amofhis.

Selain itu kata Akhyan, Bupati Kuansing juga menyampaikan ungkapan duka cita beliau kepada orang tua dan keluarga korban sekaligus kepada pihak kampus UIN, dan terimakasih atas pengabdian almarhum untuk warga desa Banjar Nan Tigo dan Kuansing umumnya.

Sementara itu, nasib malang juga dialami Khairul Ramadhan (22), mahasiswa Universitas Riau (UR) yang juga mengikuti program KKN di Desa Pulau Komang Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing, Jumat (31/7/15) malam.

Sebelum tewas, mahasiswa Akutansi Fakultas Ekonomi UR ini dikabarkan sedang dalam kondisi sakit sejak, Senin (27/7/15) lalu.

Menurut cerita abang kandung korban, Rehan, adiknya itu sudah menderita sakit muntah darah sejak Senin lalu. Ketika itu, ia baru saja selesai makan nasi goreng.

Diceritakan Rehan, adiknya bersama kawan-kawan satu posko membeli nasi goreng di Kota Telukkuantan. Kemudian, makan bersama di posko sekitar pukul 23.00 Wib.

Lantas, empat jam setelahnya, Kahairul langsung mengeluh sakit perut dan muntah darah. Saat itu juga, Khairul langsung dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan. Anehnya, ketika diperiksa, pihak rumah sakit tidak menemukan apa pun di tubuh Irul.

"Semua sudah diperiksa, hasilnya negatif. Sempat berhenti pendaharan itu, namun kembali kambuh," jelas Rehan.

Akhirnya, Tuhan berkehendak lain, mahasiswa Akutansi Fakultas Ekonomi UR ini meninggal dunia tadi malam.(rtc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 25 Mei 2026 11:36

    2 WN Austria Tewas Terjatuh dari Jembatan Gantung Air Terjun di NTT

    Jakarta - Dua turis asal Austria meninggal dunia usai terjatuh dari jembatan gantung setinggi 20 meter di kawasan Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NT

  • Senin, 25 Mei 2026 10:43

    Bukan Sabotase, Ini 3 Dugaan Penyebab Blackout di Sumatera.

    Jakarta-Bareskrim Polri mengungkapkan hasil investigasi awal terkait pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera. Polri menegaskan bahwa insiden tersebut bukan dise

  • Senin, 25 Mei 2026 10:33

    Angin Kencang Rumpin Bogor Terjang 90 Rumah, BPBD Beri Bantuan Darurat

    Angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Minggu siang, menyebabkan kerusakan signifikan pada puluhan rumah warga. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB,

  • Senin, 25 Mei 2026 10:30

    Sembilan WNI Korban Penahanan Israel Tiba di Tanah Air, Menlu Mengecam Kekerasan

    Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel akhirnya kembali ke tanah air pada Minggu sore, 24 Mei. Mereka tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta),

  • Senin, 25 Mei 2026 09:40

    Cerita 5 Hari Heru di Penjara Israel: Ditelanjangi, Disetrum, Diteror Granat

    Jakarta-Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta terlihat berbeda dari biasanya pada Minggu (24/5/2026) sore. Tampak sejumlah keluarga, kerabat, hingga relawan menyambut sembilan WNI yang sempat ditangkap Is

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.