Seorang Mahasiswa UIN Pekanbaru Tenggelam di Sungai Kuantan
Senin, 03 Agu 2015 08:02
Mahasiswa berparas tampan ini sebelum tenggelam didasar Sungai Kuantan sempat melambaikan tangan minta tolong. Namun sayangnya, pria yang kuliah di Fakultas Sains dan Teknologi UIN ini tak dapat ditolong.
Menurut informasi dari Camat Inuman, Akhyan Amorfhis, sebelum korban tenggelam, rekan-rekan korban masih melihatnya melambaikan tangan, minta bantuan. Sepertinya korban tidak terlalu pandai berenang.
Lalu, melihat kejadian itu, rekan-rekannya langsung terjun memberi bantuan namun korban keburu hilang tenggelam didasar sungai. Lantas, rekan-rekan korban buru-buru memberitahukan kejadian itu kewarga lain.
Sekitar lima jam lamanya pencarian oleh warga bersama pihak kepolisian, Marzuki Thaher(22) akhirnya dapat ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.
Setelah itu, jasad korban yang diketahui berasal dari Pekanbaru ini, langsung dipulangkan kerumah duka diantar langsung oleh Camat setempat atas perintah Bupati Kuansing, Sukarmis.
"Kami diperintahkan Pak Bupati untuk mengantarkan langsung jenazah almarhum sampai ke pihak keluarga di Pekanbaru, Sebab almarhum ini sedang melaksanakan tugas mulia yaitu mengabdi pada masyarakat Kuansing khususnya melalui program KKN, beliau merupakan tamu, sedangkan Kuansing dan kecamatan Inuman merupakan tuan rumah bagi mereka.,"ujar Camat Inuman, Akhyan Amofhis.
Selain itu kata Akhyan, Bupati Kuansing juga menyampaikan ungkapan duka cita beliau kepada orang tua dan keluarga korban sekaligus kepada pihak kampus UIN, dan terimakasih atas pengabdian almarhum untuk warga desa Banjar Nan Tigo dan Kuansing umumnya.
Sementara itu, nasib malang juga dialami Khairul Ramadhan (22), mahasiswa Universitas Riau (UR) yang juga mengikuti program KKN di Desa Pulau Komang Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing, Jumat (31/7/15) malam.
Sebelum tewas, mahasiswa Akutansi Fakultas Ekonomi UR ini dikabarkan sedang dalam kondisi sakit sejak, Senin (27/7/15) lalu.
Menurut cerita abang kandung korban, Rehan, adiknya itu sudah menderita sakit muntah darah sejak Senin lalu. Ketika itu, ia baru saja selesai makan nasi goreng.
Diceritakan Rehan, adiknya bersama kawan-kawan satu posko membeli nasi goreng di Kota Telukkuantan. Kemudian, makan bersama di posko sekitar pukul 23.00 Wib.
Lantas, empat jam setelahnya, Kahairul langsung mengeluh sakit perut dan muntah darah. Saat itu juga, Khairul langsung dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan. Anehnya, ketika diperiksa, pihak rumah sakit tidak menemukan apa pun di tubuh Irul.
"Semua sudah diperiksa, hasilnya negatif. Sempat berhenti pendaharan itu, namun kembali kambuh," jelas Rehan.
Akhirnya, Tuhan berkehendak lain, mahasiswa Akutansi Fakultas Ekonomi UR ini meninggal dunia tadi malam.(rtc) Peristiwa
Ini Saran Positif DPRD Pekanbaru Soal Rencana Retret Ketua RT RW Agar Anggaran tak Boros
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, sudah merencanakan agenda retret bagi Ketua RT RW terpilih, usai mereka dilantik beberapa hari ke depan.Namun kapan pelaksanaan retret, berapa besar angg
Fokus Lunasi Tunda Bayar Rp200 Miliar, Kuansing Desak Pusat Bangun Infrastrukturnya
KUANSING - Tumpukan utang tunda bayar Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang menembus Rp200 miliar lebih mulai membayangi wajah pembangunan daerah.Pemerintah daerah menargetkan seluruh
Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Polantas dan Pemkot Tangani Banjir Pekanbaru
PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, serta Pemerintah Ko
KONI dan Disporapar Meranti Satukan Langkah, Persiapan Porprov Riau 2027 Mulai Dimatangkan
SELATPANJANG â€"Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mematangkan lang
Pekerja Perkebunan Tewas Terjatuh di Tanjung Medan
BAGANSIAPIAPI - Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa terjadi di Area Loading Ramp Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik sebuah perusahaan perkebunan di Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir. Seorang buruh b