Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Seorang Tahanan Polres Rohul Meningal Dunia, Mayat Dibawa ke RS Bhayangkara Otopsi

Seorang Tahanan Polres Rohul Meningal Dunia, Mayat Dibawa ke RS Bhayangkara Otopsi

Laporan : fahrin Waruhu
Senin, 04 Nov 2019 18:44
fahrin
Foto Toni saat di kamar Jenazah RSUD Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu.

 ROKAN HULU - Salah seorang Tahanan Polisi Resor Rokan Hulu, Daerah Riau bernama Toni (27) Diduga Meninggal Dunia Senin, (4/11/2019) sekira jam subuh.

Mayat Toni bernisil TN almarhum sudah dibawa oleh Jajaran Polres Rohul di Rumah Sakit Umum Pasirpangaraian untuk dilakukan Visum serta menunggu keluaga yang bersangkutan dengan dititipkan di kamar Jenazah dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk otopsi.

Untuk diketahui, Toni almarhum bersama dua temannya, sebelumnya menjadi tahanan Polres Rohul dari Polsek Bonai Darussalam, diduga melakukan pemerasan disertai penganiayaan terhadap pengguna jalan yang tengah melintas di Kecamatan Bonai Darussalam Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

Tiga mereka ditahan bernisial, RRP alias Riki (25), Toni inisial TN (27) dan MS alias Pak Dese (38). Ketiga merupakan warga Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam. Namun Toni diduga Meninggal dalam Rumah Tahanan Polres Rohul.

Pihak RSUD Pasirpengaraian membenarkan sudah menerima seorang laki-laki yang diduga sudah meninggal dunia diantar oleh Polres Rohul. Namun Kasi Humas RSUD Hj.Yusmayeni Nasution S.Kep menyarankan awak media terkait data untuk ditanya di Polres Rohul. 

"Datanya ditanya ke Polres Rohul ya, kerena itu kewenangan nya, Kami di RSUD Pasirpengaraian hanya bisa mengambil visum saja," kata Yeni.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Feri Fadli SH saat dikonfirmasi "Belum dapat kronologis dan penyebab kematiannya saya. Yang bersangkutan dirumah sakit," tulis Ipda Feri.

Sesuai pantauan reporter media ini usai mengambil foto di RSUD Pasirpengaraian, Polres Rohul membawa mayat Toni ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani otopsi.

"Dugaan penyebab meninggalnya Toni, kita menunggu hasil Otopsi dari RS Bhayangkara Polda Riau," kata Anggota Polres Rohul yang tak mau sebut namanya.

Salah satu warga Bonai Darussalam, Herman Situmorang yang akrab dipanggil Fijai mengatakan, Toni seorang anak Yatim Piatu tak ada miliki keluarga."Toni ini anak yatim piatu, lama sama saya sebelum di ditangkap Polsek Bonai Darussalam belum lama ini," kata Fijai.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Rohul, AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK MSi melalui Paur Humas Ipda Feri Fadli SH, Selasa (17/9/2019) menjelaskan, ketiga pria tersebut ditangkap dan diamankan atas tuduhan melakukan pemerasan dan penganiayaan.

"Adapun korban sekaligus pelapor dalam perkara ini adalah seorang Sopir bernama Sugiarto, warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, kabupaten Rokan Hulu," papar Ipda Feri.

Lanjut Ipda Feri, penangkapan ketiga pria ini berawal dari laporan Sugiarto ke Mapolsek Bonai Darussalam. Dalam laporannya, Sugiarto menyebutkan bahwa dirinya menjadi korban pemerasan dan penganiayaan.

Ipda Feri menambahkan, berdasarkan keterangan pelapor, pada Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi, dengan menggunakan mobil, korban Sugiarto melintas di jalan raya dari arah Kota Duri menuju Kota Tengah, Kecamatan Kepenuhan.

" Setibanya di jalan lintas Rohul-Bengkalis, tepatnya salah satu Pos LSM yang berada di Desa Kasang Padang, Bonai Darussalam, korban dicegat oleh tiga pelaku," jelasnya.

Usai dicegat, kata Ipda Feri, pelaku meminta uang sejumlah Rp 50 ribu. Namun korban merasa keberatan dan mengaku tidak mempunyai uang lagi. Mendengar itu, pelaku dan korban sempat cek-cok hingga pelaku marah dan sempat memukul korban dengan kayu.

" Korban tidak terima atas perlakuan itu dan kekerasan yang dilakukan ketiga pria tersebut, korban melapor ke Polsek Bonai Darussalam," tutur Ipda Feri.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Efyandi beserta anggota langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi Pos salah satu LSM yang dimaksud.

" Di TKP, Polisi mengamankan tiga terduga pelaku dan menggelandanganya ke Mapolsek Bonai Darussalam guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya. (Fah)

 


Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.