Kamis, 07 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Sesak Napas, Jemaah Haji Asal Sulbar Meninggal Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Sesak Napas, Jemaah Haji Asal Sulbar Meninggal Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Mei 2026 11:49
Jakarta - Seorang jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Selasa (5/5) malam. JCH tersebut diketahui bernama Syamsuddin P Launang (56), tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 19 Embarkasi Makassar.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyampaikan duka cita atas wafatnya Syamsuddin. Menurutnya, almarhum sebelumnya telah tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar pada Senin (4/5) untuk mengikuti proses pemberangkatan haji.

"Kami ucapkan Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Syamsuddin P Launang dari kloter 19 asal Kabupaten Mamuju," ujar Ikbal kepada wartawan di Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (6/5).

Namun, kondisi kesehatan almarhum menurun saat berada di asrama haji sehingga harus dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.

"Almarhum dirujuk ke Wahidin dan mendapatkan perawatan selama sekitar tujuh jam. Namun Allah SWT akhirnya memanggil beliau," katanya.

Berdasarkan keterangan dokter yang menangani, Syamsuddin meninggal akibat penyakit sesak napas yang dideritanya. Ia mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.00 Wita.

"Dokter yang menangani menyampaikan almarhum meninggal karena sesak napas," ungkap Ikbal.

Jenazah Syamsuddin kemudian langsung dibawa pulang ke Kabupaten Mamuju untuk dimakamkan. Saat menjalani perawatan hingga meninggal dunia, almarhum disebut didampingi pihak keluarga.

"Kebetulan almarhum ada keluarga yang mengantar dan mendampingi. Saat ini jenazah sudah dibawa ke Mamuju untuk dikebumikan," lanjutnya.

PPIH Embarkasi Makassar juga telah mengusulkan penggantian porsi haji milik almarhum. Sesuai ketentuan, kuota tersebut nantinya dapat dialihkan kepada ahli waris berdasarkan nomor urut porsi.

"Kami sudah mengajukan penggantian sesuai nomor urut porsi," katanya.

Sementara itu, proses pemberangkatan jemaah calon haji di Embarkasi Makassar terus berjalan. Hingga Rabu (6/5), embarkasi telah menerima hingga kloter 22 dan memberangkatkan sebanyak 7.849 jemaah ke Tanah Suci.

Direktur Pengawasan Haji Reguler Kementerian Haji RI, Rudi Nuruddin Ambary, menilai pelaksanaan layanan haji di Embarkasi Makassar berjalan cukup baik dan tertata.

"Alhamdulillah semuanya berjalan sangat rapi di sini," ujarnya.

Meski begitu, ia meminta proses pelepasan jemaah tidak berlangsung terlalu lama agar kondisi fisik calon haji tetap terjaga sebelum penerbangan.

"Jangan sampai sambutan terlalu banyak dan berlarut-larut, karena energi jemaah dibutuhkan untuk perjalanan ibadah," tegasnya.

Rudi juga mengapresiasi layanan Mekkah Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang dinilai mampu mempercepat proses pemeriksaan imigrasi jemaah sebelum tiba di Arab Saudi.

"Dengan Mekkah Route, saat tiba di Arab Saudi jemaah tidak perlu lagi antre proses imigrasi,(liputan6).

Sumber: https://www.liputan6.com/regional/read/6334104/sesak-napas-jemaah-haji-asal-sulbar-meninggal-sebelum-berangkat-ke-tanah-suc

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.