Sudah Lama Rusak, Kondisi Jembatan Sungai Piring di Inhil Kian Menyedihkan
admin
Kamis, 06 Feb 2020 11:45
Jembatan merupakan infrastruktur penting bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang memiliki banyak anak sungai dan mengalami siklus pasang-surut. Namun mirisnya, banyak jembatan penghubung di Kabupaten Inhil yang kondisinya tidak layak dan cenderung berbahaya.
Meski membahayakan, namun masyarakat tetap setiap hari mengakses jembatan untuk menjalani kehidupan sehariâ€"hari, baik berdagang, pergi sekolah, atau keperluan lainnya.
Kondisi ini terjadi di jembatan Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil. Sudah bertahun-tahun kondisi jembatan di sini sangat memprihatinkan dan membahayakan bagi masyarakat yang melintasinya. Apalagi, mobilitas masyarakat yang melewati jembatan berbahaya ini sangat tinggi, karena menjadi akses utama masyarakat menuju ibu kabupaten.
Masyarakat setempat sangat menyayangkan, karena kondisi jembatan yang membahayakan ini sudah terjadi sangat lama. Namun seakan tidak pernah mendapatkan perhatian serius, baik dari DPRD maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil
.
Lebih mirisnya, menurut masyarakat di sana, wakilâ€"wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat saat ini menduduki posisi strategis di pemerintahan. Mulai dari menjabat Wakil Ketua DPRD Inhil periode 2014-2019, sampai menjabat Ketua DPRD Inhil periode 2019 hingga saat ini.
“Wilayah ini merupakan daerah pemilihan (dapil) Ketua DPRD Inhil saat ini. Tapi tidak ada juga pengaruhnya,” ujar Ali, masyarakat setempat belum lama ini.
Hal senada disampaikan Masta, seorang warga setempat. Menurutnya, masyarakat sangat menaruh harapan besar kepada wakil-wakilnya yang saat ini duduk di kursi legislatif, terutama yang punya jabatan strategis sebagai unsur pimpinan.
“Terutama komandan-komandan (unsur pimpinan DPRD) di sana yang punya kewenangan lebih besar,” katanya.
Jembatan Sungai Pinggan
Selain jembatan Sungai Piring, kondisi jembatan Sungai Pinggan yang juga berada di Kecamatan Batang Tuaka kondisinya tak lebih baik. Bahkan jembatan Sungai Pinggan ini sudah menelan korban jiwa.
Ketua RT setempat, Edi Ruspian, menjelaskan, kondisi jembatan itu sudah beberapa kali dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), namun tetap saja belum ada realisasi pembangunan.
“Kami berharap kepada anggota dewan untuk memperhatikannya. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” jelasnya.
Lurah Sungai Piring, Suratman, juga mengakui kondisi jembatan tersebut sudah dibahas dalam Musrembang di wilayahnya. “Jembatan ini sudah cukup tua. Dalam sehari bisa ribuan masyarakat yang melintasi,” terangnya.
Karena itu, dia minta pihak terkait baik DPRD dan Pemkab Inhil segera merealisasikan perbaikan jembatan tersebut.