Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Sukiman : Wawasan Kebangsaan Harus Tetap Dipelihara

Sukiman : Wawasan Kebangsaan Harus Tetap Dipelihara

Laporan : Fahrin Wawuru
admin
Kamis, 12 Des 2019 18:36
Fahrin
Foto Bupati Rokan Hulu H.Sukiman, Kakesbangpol Musri S.Sos, dan narasumber di acara Talk Show, Diskusi Peningkatan Wawasan Kebangsaan,untuk memahami tentang perlunya wawasan kebangsaan untuk menghargai jasa para pahlawan.
ROKAN HULU - Bupati H. Sukiman mengaku ditengah arus globalisasi yang saat ini melaju dengan kencang, wawasan kebangsaan harus tetap terus dipelihara agar tercipta sikap saling untuk menghargai, sehingga terjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang erat.

Hal ini disampaikan Bupati Sukiman pada acara Seminar, Talk Show, Diskusi Peningkatan Wawasan Kebangsaan,untuk memahami tentang perlunya wawasan kebangsaan untuk menghargai jasa para pahlawan.
di Convention Hall Islamic Center Rohul, Rabu (11/12/2019) ditaja
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat 

Hadir dikegiatan itu, Kepala Bapenda Rohul Elbizri S.STP, Camat Tambusai Utara Mastur S.Sos M.Si, Camat Pendalian IV Koto Afkar S.Sos, Narasumber Sekrestaris Kesbangpol Riau Achirunnas, Koramil, 350 Peserta dsri Mahasiswa, Pemuda dan organisasi kemasyarakatan.

"Sekarang ini percepatan budaya dari luar saat ini sangat berkembang pesat, terutama melalui siaran televisi, media sosial yang bisa mempengaruhi masyarakat. Oleh sebab itu,  perkuat budaya lokal kita dengan banyak melakukan pembinaan dan memberikan edukasi kepada pemuda dan masyarakat," katanya

Lanjutnya, untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa dan peserta arti Bela Negara dan wawasan kebangsaan, Bupati Sukiman menceritakan pengalamannya saat menjadi Anggota TNI ketika bertugas Timor Timur. Sebagai TNI pernah berperang untuk mempertahankan NKRI.

"Kita pada saat itu Timor Timur ada dua Pulau Timor yaitu Timor Timur dan Timor Barat. Pada tahun 1975 kita Satukan itu menjadi NKRI setelah 25 tahun menjadi provinsi yang ke-27, pada saat kepemimpinan Habibie, provinsi yang ke-27 itu akhirnya lepas menjadi negara Timor Leste," cerita mantan Dandim Indra Giri Hulu itu.

"Oleh karena itu kepada kita semua kami berharap kepada mahasiswa untuk mencintai tanah air melalui hidup bermasyarakat berbangsa tanpa membedakan agama Suku dan golongan, karena perbedaan menjadi kesatuan yang utuh dalam NKRI," tambah Sukiman lagi.

Masih Sukiman, melalui seminar wawasan kebangsaan ini dengan materi empat pilar kebangsaan, undang-undang Dasar 1945 dan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dapat dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

"Melalui kegiatan ini harapan kita dari Pemerintah Kabupaten Rohul peserta dapat memahami 4 pilar kebangsaan dan wawasan kebangsaan yang mesti harus dipahami oleh seluruh generasi muda kita agar dia tahu tentang sejarah bangsa yang diteruskan kepada masyarakat," harap Bupati Rokan Hulu kepada peserta acara.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Rohul Musri M S.Sos mengatakan tujuan digelarnya Seminar, Talk Show, Diskusi Peningkatan Wawasan Kebangsaan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa dan pemuda-pemuda Rohul, agar masyarakat lebih mengenal sejarah dan Pancasila sebagai dasar negara dan 4 pilar kebangsaan.

"Nanti juga ada materi bela negara dengan harapan supaya Pemuda dan masyarakat kita lebih mengenal bangsanya, lebih mengenal pancasilanya, negaranya dan juga yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan," katanya

Diutus mahasiswa dalam seminar dan diskusi ini, Kata Musri karena mahasiwa termasuk Pemuda, dan mahasiswa merupakan tokoh intelektual dan memahami tentang wawasan kebangsaan.

Untuk diketahui diacara ini ada  narasumber dari Pekanbaru 2 orang Kemudian dari Koramil 1 orang, jumlah pesertanya 350 orang. "Kita harapkan kepada peserta yang hadir bisa mendapatkan tentang wawasan kebangsaan,  selanjutmya menyampaikan kepada masyarakat sekitar," pungkasnya. (Fah/rls) 



komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.