Rabu, 11 Mar 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Surat Perpisahan Bocah SD di NTT Jadi Alarm Keras Kegagalan Perlindungan Anak

Peristiwa

Surat Perpisahan Bocah SD di NTT Jadi Alarm Keras Kegagalan Perlindungan Anak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 05 Feb 2026 09:54
(FotoGoriau.com)
JAKARTA â€" Tragedi bunuh diri seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu reaksi keras dari parlemen. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menilai peristiwa memilukan ini merupakan alarm keras bagi pemerintah untuk membongkar ulang kebijakan perlindungan anak dan penyaluran bantuan sosial (bansos).

Singgih menyebut adanya celah besar dalam sistem perlindungan sosial yang membuat anak-anak dari keluarga rentan luput dari perhatian. "Memang ini yang sangat memprihatinkan ya, jadi itu kita harus evaluasi total," tegasnya di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (4/2/2026).

Kritik tajam diarahkan pada efektivitas bansos yang selama ini digulirkan. Singgih menengarai bantuan pemerintah seringkali tidak tepat sasaran dan gagal menyentuh kebutuhan spesifik anak-anak dari keluarga miskin. Menurutnya, koordinasi lintas kementerian, termasuk Kementerian PPPA dan Kementerian Kesehatan, harus segera diperkuat.

"Mungkin hal yang memang kita evaluasi nanti misalkan kebijakan untuk bansos itu bagaimana, apakah perlu ada perubahan dalam bentuk pemberiannya, karena kadang-kadang bansos itu salah sasaran juga," ungkap Singgih.

Peristiwa ini mengungkap sisi gelap kemiskinan di pelosok NTT. Korban merupakan anak dari seorang ibu tunggal, MGT, yang bekerja serabutan sebagai petani demi menghidupi lima orang anak. Selama ini, korban tinggal bersama neneknya sementara sang ibu berjuang mencari nafkah.

Tragedi ini memuncak saat bocah malang tersebut meninggalkan sepucuk surat perpisahan sebelum mengakhiri hidupnya. Dalam surat yang ditulis untuk ibunya, korban meminta agar sang ibu tidak menangis dan merelakan kepergiannya.

"Mama saya pergi dulu. Mama relakan saya pergi. Jangan menangis ya Mama. Tidak perlu Mama menangis dan mencari saya. Selamat tinggal Mama," tulis korban dalam surat yang telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Singgih mengakui bahwa kasus ini menunjukkan adanya persoalan sosial yang selama ini berada di luar prediksi pemerintah. Ia mendesak agar bantuan kedepannya tidak lagi bersifat umum, melainkan lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan mental anak di lingkungan keluarga kurang mampu. (grc)
Sumber: GoRiau.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 11 Mar 2026 10:32

    Lentera Ramadan di Blok Rokan, Saat Tawa Ribuan Anak Yatim Menjadi Energi bagi Pejuang Migas

    DURI - Suara tawa renyah anak-anak pecah di selasar Masjid Agung Ushuluddin, Duri. Pagi itu, wajah-wajah polos mereka tampak berseri, saling bercanda sembari menunggu dimulainya acara santunan dan pem

  • Rabu, 11 Mar 2026 10:12

    Jumlah Penumpang Tujuan Pulau Jawa Mulai Meningkat di Terminal BRPS Pekanbaru

    PEKANBARU - Aktivitas penumpang di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) di Pekanbaru mulai menunjukkan peningkatan menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Meski demikian, lonjakan jumlah penum

  • Rabu, 11 Mar 2026 09:49

    Suhu Riau Capai 34 Derajat, Hujan Ringan Berpotensi di Rohil dan Bengkalis

    PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Rabu (11/3/2026) didominasi udara kabur hingga cerah

  • Rabu, 11 Mar 2026 09:25

    Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

    Pekanbaru - “Dulu aku nggak punya tempat pensil, jadi pensil sama penghapusnya cuma dimasukin ke tas aja. Sekarang aku sudah punya tempat pensil sendiri.” Kalimat polos dari Alfi (10), murid

  • Rabu, 11 Mar 2026 09:21

    Diduga Mengantuk, Fortuner Tabrak L300 di Jalan Lintas Pekanbaru–Bangkinang

    KAMPAR - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Pekanbaruâ€"Bangkinang, tepatnya di sekitar kawasan Pesantren Gontor, Selasa (10/3/2026). Peristiwa tersebut melibatkan mobil Toyota Fortuner da

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.