Senin, 29 Jun 2026
Tragis Warga Inhu Menggendong Jenazah Menggunakan Sepeda Motor, Ini Pasalnya
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 09 Mar 2020 09:36
Hendra
Inhu- Sangat Tragis Setelah pelayanan yang tidak bagus ditunjukan oleh RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Indrasari Pemarangreba yang membuat pasiennya kecewa, kini hal tersebut juga terjadi di Puskesmas Polak Pisang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau.
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun oleh m.suaraindonesia.co.id dari pihak keluarga, peristiwa memilukan itu terjadi oleh, Karina Nur Afriza, warga Blok A Desa Pelangko, Kecamatan Kelayang, Minggu (8/3/2020) siang.
"Awalnya, Karina datang ke puskesmas dengan pihak keluarga untuk melahirkan. Kemudian, lahirkan anak yang dinyatakan meninggal dunia oleh pihak puskesmas," kata Kurnia, kepada wartawan.
Hal itu tentu saja membuat Karina dan semua keluarga terpukul Namun, semua itu merupakan takdir tuhan yang tidak mungkin diubah, walau hanya sedetik," kata Kurnia.
Menerima berita duka itu, pihak keluarga memilih untuk membawa jenazah ke rumah duka Lantaran jarak tempuh cukup jauh, maka keluarga memutuskan untuk memakai jasa ambulans yang ada di Puskesmas tersebut.
Akan tetapi, kompilasi hal itu disampaikan kepada pihak puskesmas, mereka meminta sopir ambulans tetapi supir tersebut tidak berada di tempat, dan pihak keluarga menunggu dan menunggu.
Sakitnya, setelah lebih dari empat jam menunggu, sopir ambulans tak kunjung datang. "Ambulansnya ada yang terparkir di samping puskesmas itu. Yang tidak ada itu sopirnya," Pungkas Kurnia
Tak tahan menunggu lama, dan jenazah harus segera dikebumikan, maka keluarga memutuskan untuk membawa sepeda motor.
Sebelum berangkat puskesmas, salah satu keluarga mendapat pesan tersulut, namun berhasil ditunda oleh keluarga yang lain.
"Dengan demikian, kita meminta pihak pemerintah daerah, untuk dapat membenahi dan memberikan sanksi terhadap pengelola puskesmas tersebut, terutama terhadap sopir ambulans yang mengabaikan tugasnya, Karena ini memerlukan pelayanan publik," Ujar Kurnia.
Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas Polak Pisang, Wandi, mengaku tidak tahu peristiwa itu, dan terkesan mengelak dari konfirmasi wartawan
"Saya belum tahu hal itu pak, karena saya tidak berada di tempat. dan saat ini saya masih dalam perjalanan pulang dari luar kota menuju Inhu," singkat Wandi, sembari menutup sambungan selulernya
Editor: Julfi Hendra
Sumber: Inhu
komentar Pembaca