Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Usai Didemo Masyarakat Desa Ulak Patian, Manajemen PT SJI Coy Kepenuhan Buat Pernyataan

PERISTIWA

Usai Didemo Masyarakat Desa Ulak Patian, Manajemen PT SJI Coy Kepenuhan Buat Pernyataan

Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 10 Jan 2017 19:59
Fahrin Waruwu
Foto surat pernyataan manajemen PT SJI Coy Kepenuhan
ROKANHULU -Terkait aksi Damai Ratusan masyarakat Desa Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau di PT SJI Nusa Coy yang beralamat di Kecamatan tersebut Senin, (9/1/2017) yang menyampaikan beberapa tututan mereka. 

Melalui MoU, Manajemen perusahaan tersebut membuat surat pernyataan dengan waktu satu minggu kedepan sejak hari Senin, (9-16/01/2017) ini bunyinya.

Surat pernyataan, Manager PKS A. Strait, Askep Kebun Inti Rommy F. Lubis, FA KKPA Aguslan, Legal Officer PT. SJI Coy Nasir, bahwa kami bersedia memberikan pernyataan secara tertulis untuk menghadirkan perwakilan PT. SJI Coy yang dapat memberikan keputusan mengenai tututan warga Desa Ulak Patian dengan perwakilan masyarakat Bapak Supardi dan Bapak Edi Murdianto. 

Pertemuan ini akan dilaksanakan dalam satu minggu kedepan terhitung sejak hari Senin, (9-16/01/2017), tentang waktu menunggu undangan dari PT SJI Coy.

Demikian tertulis pada surat pernyataan tersebut dengan menanda tangani pernyataan ini diatas materai 6000, yang berikan tembusan kepada Kapolsek Kepenuhan, para awak media dan masyarakat Desa Ulak Patian.

Untuk diketahui pada aksi damai itu ratusan masyarakat Desa Ulak Patian menyampaikan orasi dengan beberapa tututan mereka yang disampaikan kordinator aksi Supardi dan Edi Murdianto yakni,

Agar perusahaan memperjelas konpersi lahan sawit pola KKPA yang luasnya 375 Ha kepada masyarakat susuai dengan MoU sebelumnya.

Kedua, Masalah limbah Pabrik Kelapa Sawit PT SJI Coy yang sudah sampai di wilayah Desa mereka hingga depan halaman salah satu Sekolah yang ada didesa mereka tersebut.

Ketiga, terkait tenaga kerja di PT SJI Coy sesuai MoU sebelumnya 60-40 % serta ke Empat, masalah tanggul yang dibuat perusahaan tersebut yang sangat mengganggu aktifitas  masyarakat setempat.

"Kami harap perusahaan jangan hanya janji-janji saja, karena apa yang kami sampaikan itu, apa yang telah terjadi kepada kami masyarakat,"pungkasnya. (fah)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.