Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Warga Desa Sei Kumango Laporkan Karyawan PT.SSL ke Polres Rohul

Diduga Rusak Tanaman Padi

Warga Desa Sei Kumango Laporkan Karyawan PT.SSL ke Polres Rohul

Laporan : Fahrin Waruwu
Kamis, 20 Agu 2015 10:30
Fahrin Waruwu
Sekdes Desa Sei Kumango Rustam Efendi Daulay.
ROKAN HULU-Kurang lebih tiga ratusan warga Desa Sei Kumango Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu-Riau Rabu (19/8/2015) mendatangi markas polres Rohul guna melaporkan  terkait Dugaan pengerusakan tanaman padi yang mereka tanam yang dilakukan karyawan dan Satpam PT.SSL.

Tanaman padi milik warga tersebut mereka tanam sebulan lalu  di lahan pola kemitraan antara PT.SSL dan warga Desa Sei Kumango yang juga saat ini masih di kelola PT.SSL

Menurut Sekdes Desa Sei Kumango Rustam Efendi Daulay kepada sejumlah wartawan di depan markas polres Rohul mengatakan warganya datang kepolres Rohul untuk melaporkan dugaan pengerusakan  tanaman padi warga Desa Sei Kumango yang di lakukan oleh karyawan dan satpam PT.SSL, tidak hanya merusak tanaman padi masyarakat, karyawan dan satpam PT.SSL juga  menyerang warga, namun warga tidak mau bentrok.

"Pengerusakan tanaman Padi itu, sejak hari jumat yang lalu sudah dimulai dan hari ini Rabu 19/8/2015 yang paling parah pengerusakannya ada kurang lebih 200 Ha dan juga tadi pagi hampir bentrok, karena kurang lebih 200 karyawan dan satpam PT. SSL mau menyerang warga, namun warga tidak mau bentrok akhirnya warga memutuskan untuk melapor ke Polres Rohul," kata sekdes Desa Sei Kumango.

Terkait dengan banyaknya warga hingga mencapai tiga ratusan itu yang turun langsung ke mapolres Rohul, Sekdes tersebut menjelaskan bahwa pada awalnya disepakati hanya perwakilan saja, namun warga yang tergabung dalam kelompok tani yang tanamannya juga dirusak memaksa memaksa untuk ikut memberikan keterangan sejauh mana yang mereka ketahui atas kerusakan tanaman padi mereka tersebut.

" Dan akhirnya yang menyampaikan laporan hanya 5 orang dari tiga ratusan warga yang datang", ulasnya

Rustam menjelaskan, tanaman padi warganya tersebut mereka tanam di lahan atau tanah mereka yang kini di kuasai oleh PT.SSL, yang nota benenya dengan bagi hasil, namun bagi hasil yang tertera di MOU 70-30 % itu tidak jelas, bahkan warga tidak pernah menerimanya.

"Jadi lahan yang dikelola PT.SSL itu tanah kami, kami harap PT.SSL mengembalikan lahan itu kepada kami warga Desa Sei Kumango," pungkasnya. (Fah)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.