Senin, 22 Jun 2026

    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/spiritri/public_html/include/fungsi.php on line 718

PILKADA 2018

Jadi Gubernur, Firdaus Prioritaskan Perbaikan Jalan Lintas Rengat - Tembilahan

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Kamis, 19 Apr 2018 17:24
Istimewa
INDRAGIRIHULU - Kondisi jalan lintas Rengat - Tembilahan di Kuala Cenaku mengalami kerusakan parah bahkan hampir putus namun tak kunjung diperbaiki Dinas PUPR Riau.
 
Calon Gubernur Riau nomor urut 3 Firdaus dan rombongan yang terdiri dari anggota DPRD Riau dari Fraksi PPP, Malik Siregar, Ketua Partai Demokrat Inhu, Arwan Citra Jaya melihat langsung kondisi jalan provinsi itu, saat kampanye dialogis di kawasan yang berbatasan dengan Indragiri Hilir tersebut.
 
Setidaknya terpantau dua titik ruas jalan yang kondisinya tinggal menunggu putus dan sudah terpasang garis polisi. Sementara kondisi kontur tanah di kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir basah dan lembek karena terus diguyur hujan.
 
Firdaus yang melihat kondisi jalan itu mengaku prihatin dan berharap segera bisa dilakukan perbaikan. 
 
"Ya, kondisi ruas jalan tadi sudah sama-sama kita lihat. Kerusakannya cukup parah dan butuh segera prioritas penanganan. Kondisi ini memang sungguh dilematis, karena, di satu sisi, penyebabnya adalah kuatnya aberasi terjadi dan perlu dipetakan titik kerawanan tersebut," sebut Firdaus.
 
Firdaus sendiri mengaku cukup mengenal kontur ruas jalan di Kuala Cenaku ini, karena, dia sendiri pernah terlibat langsung dalam penanganan aberasi air Sungai Indragiri yang menghantam tebing lunak di tepiannya. 
 
"Proses aberasinya sangat cepat. Dalam hitungan 10 tahun sudah sampai 100 meter. Dulu, setahu saya, belum sampai sejauh ini, masih ada 100 meter lahan di depan. Tapi, karena arah hantaman air langsung ke wilayah di sekitar Kuala Cenaku ini, proses pengikisan tanahnya lebih cepat terjadi dan dikhawatirkan dalam jangka panjang akan terus menggerus lahan di tepi sungai," ungkapnya.
 
"Bila kita terpilih, kita akan segera benahi kembali ruas jalan ini. Kita akan bangun kembali turap penahan di tepian sungai. Setahu saya, ada beberapa desa yang memang rawan aberasi dan itu dibereskan supaya tidak sampai menggerus badan jalan seperti saat ini," ungkap Firdaus.
 
Ruas jalan ini adalah urat nadi perekonomian dan transportasi publik yang menghubungkan ruas Tembilahan-Rengat dan pihaknya berjanji akan memprioritaskan penanganan ruas jalan ini bila dipercaya kelak.
 
Sedianya, kondisi ruas jalan ini jangan sampai menghambat aktivitas publik. Apalagi, semenjak 10 tahun lalu, pemerintah provinsi Riau di era dia menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, sudah ada pembukaan ruas jalan alternatif untuk ruas Kuala Cenaku- Azki Aris. "Ya, saya sendiri tidak tahu mengapa pemerintah tidak menuntaskannya. Harusnya, itu bisa menjadi jalur alternatif dan antisipasi jangka panjang kalau proses aberasi terus mengngikis hingga ke badan jalan," kata dia.
 
"Bila kita diridhoi untuk memimpin Riau, kita akan lanjutkan kembali perbaikan di tepian sungai dan melanjutkan kembali pembangunan ruas jalan alternatif itu. Badan jalannya sudah ada, desainnya juga sudah pernah ada," ungkapnya. 
 
Selain itu, Firdaus yang dikenal sebagai pemimpin visioner juga menawarkan program pengembangan kampung baru untuk warga yang bermukim di tepian jalan lintas Rengat Tembilahan-Kuala Cenaku untuk jangka panjang. 
 
"Melihat kontur tanah dan proses aberasi yang berlangsung sangat cepat. Kita perlu mencarikan alternatif jangka panjang untuk warga yang tinggal di tepian ini dan sebenarnya pernah ditawarkan untuk membuka kampung baru masih di lokasi sekitar ini. Memang tidak semua penduduk, tapi minimal untuk warga yang rumahnya berpotensi untuk terkena aberasi," kata dia.
 
Ini untuk jangka panjang. Kita carikan solusinya saat ini supaya ke depannya, anak cucu warga juga bisa nyaman tanpa khawatir tempat tinggal mereka juga tergerus aberasi. 
 
"Jalan ini sudah beberapa kali dipindahkan. Dulu sudah pernah longsor, diperbaiki dan ternyata prosesnya dalam 10 tahun sudah seperti ini dan penyebabnya karena tanahnya memang lembut, sementara hantaman air cukup kuat. karena itulah, perlu dipertimbangkan juga solusi jangka panjangnya. masyarakat boleh tetap tinggal di sini, tapi, penyiapan kampung barunya  harus sudah dirancang saat ini, karena saya yakin lahannya masih cukup luas tersedia dan lokasinya masih di sekitaran tempat ini juga," papar Firdaus.
 
Sementara itu, dari penjelasan mantan Kepala Desa Pasir Kemilu, Abdullah Sani, dalam beberapa tahun terakhir, warga di sepanjang ruas jalan Rengat-Tembilahan yang melintasi Desa Pasir Kemilu, Kuantan Babu, Pulau Gajah, Sungai Raya, Pulau Gelang dan Kuala Cenaku memang terus diliputi waswas karena aberasi semakin menjadi-jadi.
 
"Terakhir setahu saya, di kampung saya, ada 1,8 kilometer turap penahan dibangun sekitar 10 tahun lalu. Tapi setelah itu tak ada lagi. Kemarin katanya ada yang mau bangun dan perbaiki. Ternyata yang dibangun penahannya dari kayu, ya sekarang kondisinya rusak lagi. kenapa penanganannya seperti itu. Pakai besi saja bisa runtuh, apalagi kayu, sekarang dilihat sendirilah kondisinya, sudah runtuh lagi," ungkap dia. 
 
"Kami warga di sini setia pada janji Pak, kami tak akan berdusta pada pemimpin kami. Kami akan pilih dan menangkan Pak Firdaus di sini. Tapi, kalau bapak terpilih, tolong segera perbaiki jalan ini Pak, ini urat nadi perekonomian masyarakat. Kalau putus, maka rusaklah perekonomian warga di sini," kata dia. (ded/rls)
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 16:29

    Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal

    Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali

  • Senin, 22 Jun 2026 16:26

    Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO

    JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah

  • Senin, 22 Jun 2026 16:18

    Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal

    Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad

  • Senin, 22 Jun 2026 15:36

    Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

    Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb

  • Senin, 22 Jun 2026 15:32

    Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026

    PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.