Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Bonus Besar Dari Ahmad Syah, Jika Ada Yang Berani Melaporkan ASN Terlibat Politik

Bonus Besar Dari Ahmad Syah, Jika Ada Yang Berani Melaporkan ASN Terlibat Politik

Laporan : Sabri
Rabu, 04 Nov 2015 11:37
Sabri
DURI-Makin dekat waktu pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2015, pengawasan terhadap sikap netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) semakin ketat.

Saat ini ada salah satu Satgas Partai Politik di suatu daerah di Riau yang calonnya ikut Pilkada serentak akan memberikan "bonus" kepada masyarakat yang berani melaporkan pejabat yang tidak netral.

Meskipun belum terpublikasi secara luas, adapun besarnya "uang sagu hati" yang konon akan diberikan kepada  masyarakat yang berani melaporkan pejabat dimaksud dengan data dan bukti yang akurat, cukup menggiurkan.

Betapa tidak, untuk pejabat eselon II yang dilaporkan dan terbukti benar adanya tidak netral, "bonus" yang dijanjikan Rp. 10 juta. Sedangkan untuk pejabat eselon III dan IV, masing-masing Rp 7,5 juta dan Rp. 5 juta.

Karena kian banyaknya CCTV (pengawasan, red) tersebut, Penjabat (Pj);Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie kembali mengingatkan seluruh ASN di daerah untuk tidak berpihak pada salah satu pasangan calon pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis tahun 2015.

Secara khusus, peringatan itu kembali ditegaskan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Riau ini ketika mengadakan rapat tertutup dengan Lurah, Kepala Desa (Kades), dan Pj Kades se-Kecamatan Mandau, Selasa (3/11/2015) malam.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung sekitar dua jam di Cendana Meeting Room Surya Hotel Duri itu, juga dihadiri Pelaksana Tugas Camat Mandau Sapon dan Kepala Bidanv Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa H Irman.

"Saat ini CCTV yang memantau kita ada dimana-mana dan mengikuti kita kemana-mana. Karena itu, bagi ASN yang masih sayang dengan statusnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, kami ingatkan kembali untuk tetap menjaga netralitas. Dengan alasan dan cara apapun jangan ikut mendukung salah satu pasangan calon," ujar Ahmad Syah.

Ahmad Syah juga kembali mengingatkan bagi seorang ASN yang terbukti tidak netral, hukuman disiplin yang bakal diterima hanya satu. Yaitu hukuman disiplin berat. Sebagaimana kerab disampai Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam berbagai kesempatan, bagi ASN yang tidak netral akan dipecat alias diberhentikan dengan tidak hormat.

"Karena itulah, bagi ASN, baik itu Pj Kades maupun Lurah se-Mandau kami ingatkan kembali untuk tidak ikut berpolitik praktis dan mendukung salah satu pasangan calon.  Kecuali memang sudah berbulat tekad untuk tidak mau jadi ASN lagi. Kalau memang sudah demikian kami juga tidak bisa menghalangi," pungkasnya sebagaimana dikutip dan disampaikan Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis yang juga hadir dalam pertemuan tersebut kepada wartawan, Rabu (4/11/2015).(Sbi)
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.