Cabup Cawabup Rohul Suparman-Sukiman Difitnah, Ini Penjelasannya
Laporan : Fahrin Waruwu
Selasa, 17 Nov 2015 16:03
ROKAN HULU - Calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Rokan Hulu (Rohul), Suparman-Sukiman, mengadakan temu ramah dengan ratusan masyarakat Desa Surau Tinggi, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul, Senin (16/11), belum lama ini kedua Pasangan Calon (Paslon) dapat sarapan pagi fitnah.
Dalam kesempatan itu, Cabup Suparman mengaku, semenjak jadi Calon Bupati Rohul, kalau dirinya selalu menjadi korban fitnah, padahal dirinya ingin jadi Bupati Rohul dengan meninggalkan jabatan Ketua DPRD Riau semata-mata untuk mensejahterakan rakyat di Negeri Seribu Suluk.
"Adapun fitnah yang ditebarkan kepada Suparman-Sukiman yakni "Suparman Pereman", "Suparman Terpilih Bupati, Suarau Suluk Akan Tutup", Jika Suparman Jadi Bupati Islamic Center tutup," tutur Suparman dalam pidato politiknya.
Tidak sampai disitu saja, fitnahnya, sambung Suparman, malah akhir-akahir ini Suparman difiitnah akan ditangkap KPK, kemudian ada poto-poto copy berita kalau Suparman akan dipenjara, kemudian Suparman difitnah akan membuat kafe, seterusnya Suparman-Sukiman di Rohul tidak punya Batang Galogah di Rohul.
"Kami (Suparman-Sukiman) sudah berjanji ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi Rohul. Tapi yakinlah orang yang difitnah itu, tidak lebih baik dari difitnah, keinginan saya jadi bupati, meninggal jabatan yang lebih tinggi semata-mata untuk mengabdi kepada rakyat Rohul," paparnya.
Suparman, mengakui dirinya sangat berterima kasih kepada Allah SWT, karena dirinya dan Sukiman masih diberikan kekuatan untuk menerima fitnah. "Yakin jika ada orang mencari-cari kesalahan saya, karena mereka tidak tahu lagi apa yang mereka perbuat untuk menurun keinginan untuk memilih kami," bebernya.
Tambahnya, jika seluruh masyarakat Rohul bersatu dan kompak, keinginan masyarakat untuk mendapat pimpinan yang benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat dan siap bekerja serta untuk rakyat akan terwujud.
"Rohul membutuhkan uang, jika tidak bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat, mustahil terjadi pembangunan di daerah, saat ini Pemkab sudah habis, jadi mau apa dibangun jalan, jadi mari kita satukan komitmen untuk memenangkan Pilkada ini yakinlah fitnah itu tidak berarti apa-apa, jika kita sudah sama-sama berniat untuk membangun negeri Seribu Suluk ini," tukasnya.
Masih Suparman lagi, jika seperti masyarakat Rohul terjadi pengkotak-kotakan, mustahil terjadi pembangunan yang baik, Rohul beragam suku, etnis, budaya dan agama, jadi harus bersatu dalam kebinekaan. " Hati ada setan-setan yang memitnah, karena kalau kebaikan itu disampaikan setan tidak akan pernah senang, karena tugas setan sejak dahulu kalanya untuk merusak tatanan umat manusian," pungkasnya. (Fah)
Politik
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye