Calon Tunggal Sebaiknya Dipilih Melalui DPRD
Sabtu, 08 Agu 2015 16:18
JAKARTA-Anggota Komisi II DPR, Muhammad Arwani Thomafi, tidak setuju dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memperpanjang pemilihan calon kepala daerah lantaran masih ada tujuh daerah yang memiliki calon tunggal.
Menurutnya, solusi yang terbaik adalah memilih calon tunggal melalui DPRD dibanding mengusung calon kembali. Sebab hal itu hanya akan menambah dan memperlambat proses pilkada.
"Itu sebagai sanksi bagi parpol, agar tahun depan dia mengusung kandidat dari parpolnya," kata Arwani dalam diskusi Polemik bersama Sindo Trijaya, di Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015).
Menurutnya, solusi demikian telah mengedepankan asas kepastian. Lantaran pilkada terjadi serentak dan tidak bisa dimundur lagi.
"Biar mereka sadar bahwa pilkada bersifat serentak. Namun ia memaklumi bahwa ini baru digelar pertama kali sehingga butuh banyak persiapan," tuturnya.
Dia berharap agar ke depan pilkada bisa semakin baik dibanding tahun ini. "Ke depan UU harus semakin baik, aturan yang sekarang semoga sudah diubah dengan yang namanya revisi," pungkasnya.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie