Politik
Cita-cita Ahok menang satu putaran buat permalukan lawan
Rabu, 28 Des 2016 11:40
Suka tidak suka, mau tidak mau, kasus ini bakal mempengaruhi pencalonan Ahok di Pilgub DKI. Berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei, kasus penistaan agama berakibat pada anjloknya elektabilitas Ahok. Bahkan, kemungkinan Ahok kalah besar terbuka.
Meski demikian, Ahok terus melakukan kampanye. Ahok bahkan meminta para pendukung dan relawan memenangkan dirinya dan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub 2017.
Meski berstatus terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Ahok tetap optimis menang satu putaran. Ahok menyatakan jika menang satu putaran, maka akan mempermalukan orang-orang yang menyudutkannya.
Namun demikian, Ahok tak menunjuk siapa orang-orang yang disebutnya menyudutkannya itu. "Saya harap tetap berjuang satu putaran. Kalau kita satu putaran akan mempermalukan orang-orang yang menyudutkan saya," kata Ahok di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/12) kemarin.
Tak cuma itu, Ahok juga meminta para pendukungnya tidak perlu gentar dalam melakukan kampanye. Ahok juga menegaskan tak melakukan penistaan agama seperti yang dituduhkan.
"Kita harap keadilan ditegakkan. Yang penista agama siapa? Harus diproses," tegasnya.
Kemarin, sidang kasus penistaan agama yang melibatkan Ahok kembali digelar di PN Jakarta Utara. Agenda sidang adalah pembacaan putusan sela.
Dalam putusannya, hakim memutuskan menolak seluruhnya dari keberatan yang diajukan oleh terdakwa Ahok maupun tim penasihat hukum.
"Menyatakan keberatan terdakwa Insinyur Basuki Tjahaja Purnama dan penasihat hukum tidak dapat diterima," kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarso dalam persidangan, kemarin.
Hakim juga mengatakan, pengusutan kasus penistaan agama yang dilakukan terhadap Ahok sah secara hukum. Hakim menilai, keberatan yang dilakukan Ahok tidak memenuhi unsur pokok perkara.
"Memerintahkan untuk melanjutkan perintah perkara. Menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir," kata hakim. (merdeka.com)
Politik
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie