DPRD Inhil Kecewa dengan Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Inhil
Laporan : Aditya Prahara
Rabu, 09 Des 2015 11:43
TEMBILAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) kecewa dengan anggota DPRD Provinsi Riau dapil Inhil, hal ini dikarenakan batalnya rencana pembangunan ruang rawat inap (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan, dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2016.
Kekecewaan tersebut disampaikan langsung Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto kepada sejumlah awak media di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (7/12/2015) yang lalu.
"Saya atas nama Pimpinan Komisi IV DPRD Inhil kecewa, karena rencana pembangunan ruang rawat inap di RSUD PH Tembilahan batal, setelah tidak lolos di pembahasan Banggar DPRD Riau," tutur Adriyanto.
Padahal, jelas Adriyanto, sebelumnya telah dilakukan ekspose tentang kebutuhan RSUD PH Tembilahan, seperti ruang rawat inap dan ruang rawat jalan, yang dihadiri langsung oleh Plt Sekda dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
"Ketika itu, Pemkab Inhil sudah menyanggupi pembangunan ruang rawat jalan sebesar Rp 23 M. Sedangkan, pembangunan ruang rawat inap meminta bantuan dari provinsi sebesar Rp 17 M," terang Adriyanto.
Untuk keperluan tersebut, manajemen RSUD PH Tembilahan telah melakukan pertemuan dengan Bappeda dan Anggota DPRD Riau, khususnya yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Inhil.
"Dari pertemuan ini, diharapkan kawan-kawan di DPRD Riau dapat mengawal rencana kita dan mereka sudah berkomimen untuk membantu terlaksananya pembangunan ruang rawat inap di RSUD PH Tembilahan," tambahnya.
Namun hari ini, setelah rencana pembangunan ruang rawat jalan sudah dianggarkan di APBD Inhil sebesar Rp 23 M, malah rencana pembangunan ruang rawat inap yang diusulkan Bappeda Riau ditolah oleh Banggar DPRD Riau.
"Karena itu, kita mempertanyakan komitmen Anggota DPRD Riau, khususnya yang berasal dari dapil Inhil terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Inhil," katanya.
Atau jangan-jangan, lanjut politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Inhil ini, DPRD dan Pemprov Riau menganggap Kabupaten Inhil bukan bagian dari Bumi Lancang Kuning lagi, sehingga tidak memberikan perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan daerah Inhil.
"Untuk urusan wajib seperti kesehatan ini saja sudah tidak memberi bantuan, bagaimana yang lainnya,"pungkasnya (dit/Adv DPRD)
Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara, Bahas Aset hingga Nasib BUMN
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani ke kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta pada Minggu (21/6/2026) malam. 
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN, Berhasil Konsolidasikan 258 Perusahaan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang terus berlangsung. Sejauh ini, telah mengonsolidasikan 258 BUMN dalam pemangkasan 1.000
Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur
Pekanbaru - Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota kelom
Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah 3T, Wapres Dorong RSUD Perpetua J. Safanpo Naik Status Jadi Tipe C
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong percepatan peningkatan status RSUD Perpetua J. Safanpo di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, menjadi rumah sakit tipe C guna memperluas akses layanan k
Surat Cinta dari Pulau Terluar untuk Presiden: Siswi Ini Bersyukur Sekolah Kini Lebih Lengkap dan Dapat MBG
Sebuah cerita menyentuh datang dari ruang kelas sederhana di SD Negeri 077279 Siofabanua, Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara. Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun bernama Nasya Losefa Zega,