Senin, 29 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Dewan Minta Pemkab Rohil Terima Tenaga Honor Lagi

Advertorial

Dewan Minta Pemkab Rohil Terima Tenaga Honor Lagi

Laporan:Jonathan Surbakti
Senin, 21 Nov 2016 11:15
Dok. Humas DPRD Rohil
Imam Suroso
BAGANSIAPIAPI-Adanya wacana akan merumahkan tenaga honor yang tidak produktif terkait dengan rasionalisasi anggaran di kedinasan BKD Kabupaten Rokan Hilir, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohil meminta ketegasan dari Pemda Rohil.

Jika memang melakukan gerakan untuk pengurangan dana di BKD kata Imam Suroso anggota DPRD Rohil dari Komisi A Pemda memang harus tegas.

Jangan ada lagi oknum pejabat yang malah memberikan rekomendasi kepada Pemda untuk memasukkan orang menjadi tenaga honor menurut Imam hal ini sangat tidak realistis.

Di satu sisi langkah BKD yang akan menertibkan tenaga honor di Rohil disambut baik oleh jajaran legislative Rohil, mengingat memang banyak tenaga honor yang tidak produktif akan tetapi tetap digaji oleh pemerintah Daerah.

Tentunya hal ini membuat resah berbagai pihak. Terlebih lagi ketika Pemda dilanda demam devisit anggaran membuat Rohil harus berdiri pada kekuatan daerah lagi.

Dengan menggunakan berbagai cara untuk bisa meningkatkan PAD kembali, guna tetap bisa melanjutkan roda pembangunan di Rohil ini. Salah satu langkah yang digunakan daerah adalah rasionalisasi anggaran sehingga banyak kedinasan yang harus mencoret kegiatan dibidangnya masing-masing.

"Kami masih mendengar adanya pejabat kita yang mengatakan terang-terangan memasukan orang terdekatnya menjadi tenaga honor. Menurut kami ini sudah tidak sam lagi dengan tujuan awal dari kita semua yang sepakat untuk melakukan penghematan anggaran dengan berbagai langkah," tegas Imam Suroso.

Ia meminta kepada BKD untuk lebih selektif lagi dalam memilih tenaga honor. Selain itu tenaga honor yang akan dirumahkan bila memang wacana itu dijalankan, Imam meminta betu-betul tenaga honor yang tidak mempunyai kontribusi dengan pekerjaannya. Serta yang tidak mampu loyal kepada Pemda Rohil, lebih baik diberhentikan saja karena itu menjadi pemberat bagi daerah(jon/adv/dprd)



Berita Terkait
  • Senin, 29 Jun 2026 16:14

    Pendapatan Negara di Riau Tumbuh 12,69 Persen, APBN Masih Surplus Rp 463 Miliar

    PEKANBARU - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Riau hingga akhir Mei 2026 menunjukkan hasil yang positif. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harg

  • Senin, 29 Jun 2026 16:11

    Beredar Info Tim KPK Geledah Rumah dan Periksa Sekda Kuansing

    Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tengah sedang melakukam pemeriksaan sekaligus penggeledahan di rumah dinas Sekda Kuansing, Zulkarnain, Senin (29/2026. Informasi lain menyebutkan Bupa

  • Senin, 29 Jun 2026 15:30

    Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20

    JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (

  • Senin, 29 Jun 2026 15:24

    Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja

    JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam

  • Senin, 29 Jun 2026 15:18

    Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.