Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Dewan Minta BKD Tindak Oknum PNS Terlibat Pencurian

Advertorial

Dewan Minta BKD Tindak Oknum PNS Terlibat Pencurian

Laporan: Jonathan Surbakti
Senin, 06 Feb 2017 17:26
Dok spiritriau.com
Abu Khoiri
BAGANSAIPIAPI - Anggota DPRD Rohil, Abu Khoiri meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah Rokan Hilir untuk menindak tegas salah satu oknum PNS yang terlibat pencurian beberapa waktu lalu.

Menurut Ketua Komisi A ini, perbuatan oknum PNS itu sudah sangat luar biasa jika dilihat dari tunjangan serta gaji yang diterima oleh PNS itu, bahkan seharusnya sudah bisa memberikan kehidupan yang layak tanpa harus melakukan tindakan kriminal seperti yang dilakukan oknum PNS tersebut.

"Ini tindakan yang aneh, dan jika sudah masuk ke ranah hukum, harus ditindak sesuai dengan apa yang sudah ia lakukan," tegas Abu Khoiri, Jumat (3/2).

Ia meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah segera mengambil tindakan tegas bagi oknum PNS yang melanggar hukum.

"Kalau memang sudah masuk ranah hukum, ya harus diproses secara hukum. Sesuai dengan tindakannya juga, BKD harus segera melakukan tindakan juga, karena ini sudah menyangkut marwah instansi," terangnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar faktor penyebab dari tindakan
tersebut segera diusut karena menurutnya saat ini daerah Rohil sudah menjadi tempat rawan peredaran narkoba dan perjudian.

"Kita harus lihat faktornya lagi, karena sekarang ini kan sudah rawan sekali, entah itu narkoba perjudian dan sebagainya. Faktor dan penyebabnya ini tadi yang seharusnya kita atasi, bagaimana
mengatasinyasupaya permasalahannya ini tak dilakukan lagi oleh yang lain," himbaunya.

Abu Khoiri meminta kepada pemerintah daerah untuk bisa mengatasi an memangkas faktor utama tersebut sehingga tak ada lagi oknum -oknum baik PNSD maupun masyarakat yang harus melakukan tindakan kriminal, hanya karena faktor narkoba dan perjudian yang semakin merajalela.

"Pemerintah harus ambil tindakan, bikin surat ederan, beri sanksi
tegas bagi yang melanggar sehingga ada efek jera yang ditimbulkan.
Jangan diam diri saja, bawa penegak hukum ikut kerjasama sehingga
masalah ini segera teratasi. Sekarang kita bisa lihat tempat perjudian seperti game online serta game centrebertebaran dimana-mana, ini bisa menjadi salah satu pemicunya. Seharusnya ini bisa diatasi oleh pemerintah secepatnya," tutupnya. (jon/adv/dprd)

Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 08:35

    Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

    PEKANBARU-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan bahwa Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnaen telah menyerahkan diri kepada set

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor