Politik
Fahri Sebut Kompor Paling Besar itu Jokowi: Ngomong Sontoloyo Ramai, Genderuwo Ramai
Senin, 26 Nov 2018 15:56
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah kompor yang paling besar di Indonesia. Hal ini ia katakan menanggapi ucapan Jokowi yang mengatakan banyak 'kompor' jelang tahun politik.
"Kompor yang paling besar itu ada di tangan Presiden karena Presiden tuh ngomong sedikit aja itu jadi diskusi nasional. Ngomong sontoloyo ramai, ngomong genderuwo ramai, tabok jadi puisi malah," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/11).
Meski begitu, Fahri mengingatkan, jelang perhelatan Pilpres 2019 sebaiknya mengedepankan perdebatan yang menguntungkan rakyat. Serta kampanye yang mencerdaskan bangsa.
"Yang penting itu jangan kompornya dipake untuk bakar rumah gitu tapi dipakai untuk bakar ikan yang kita akan sajikan bagi rakyat. Begitu lah kira-kira metapornya," ungkapnya.
"Jadi Pak Jokowi jangan khawatir sebab kompor paling besar itu Pak Jokowi. Saya ini paling di bawah ya kan paling besar itu Pak Jokowi," sambungnya.
Fahri juga memberikan kritik pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pelaksanaan kampanye ini. Menurut dia KPU kurang memberikan aturan dan konten kampanye yang baik dan padat bagi para perserta capres dan cawapres.
"Dulu KPU tuh tiga bulan diatur padat sekarang sembilan bulan tuh pengturannya kurang padat dan bahkan kayaknya dibulan-bulan awal nih engga diberikan aturan sehingga sekarang ramai itu diantaranya disebabkan karena KPU kurang mengatur," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada semua masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan persatuan. Apalagi menjelang pemilu legislatif dan pemilihan presiden.
"Kita ini saudara sebangsa dan setanah air. Jangan lupakan itu. Ini karena banyak kompor, karena dipanas-panasi, dikompor-kompori jadi panas semuanya," kata Jokowi dalam sambutannya di acara pemberian gelar adat di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (25/11).
(merdeka.com)
Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal
TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi
Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia
Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun
TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua
Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung
Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara
Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be