Selasa, 23 Jun 2026
Gerindra Kecewa Pemkot Solo Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi: Kenapa Ketika Prabowo Tidak Ada Ucapan?
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 23 Jun 2026 13:27
Ketua DPC Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno mengaku kecewa dengan Pemerintah Kota Solo yang memasang sejumlah baliho ucapan selamat ulang tahun untuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). DPC Gerindra Solo mengaku kecewa karena perlakuan serupa tidak diberikan untuk Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
"Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa sedikit dengan apa yang diberikan Mas Wali kepada Pak Jokowi, tetapi kenapa Pak Prabowo tidak ada. Padahal beliau juga menjadi kader Gerindra," kata Ardianto, Selasa (22/6).
Pemasangan baliho dilakukan menyambut HUT ke-65 Jokowi yang jatuh pada Minggu (21/6). Baliho terpasang di beberapa titik strategis Kota Solo. Lokasinya antara lain kawasan Jalan Adi Sucipto, Karangasem, Jalan Ki Hajar Dewantoro, Jebres, Jalan dr Wahidin, Purwosari dan lainnya.
Desain baliho menampilkan foto Tulisan utama pada baliho berisi ucapan "Selamat Ulang Tahun ke-65 BP. Ir. H. JOKO WIDODO. PRESIDEN KE-7". Di bagian atas kiri baliho juga dicantumkan logo Pemerintah Kota Surakarta beserta tagline "Solo, Spirit of Java".
Ardianto mengaku sudah mendapat laporan baliho Pemkot terpasang di sekitar 7 titik. "Saya dapat laporan dari beberapa rekan-rekan bahwa ada semacam ucapan dari beliaunya ada di beberapa, sekitar 7 titik, tapi semua pakai baliho-nya milik Pemkot Kota Surakarta," ujar Ardianto.
Dia menduga baliho itu bentuk kejutan Wali Kota Respati Ardi untuk Jokowi. Namun sebagai kader Gerindra, Ardianto merasa kecewa karena tidak ada perlakuan sama untuk Prabowo.
"Nah, itu kalau analisa saya mungkin Mas Wali anu ya, eh memberikan semacam apa ya, surprise atau apa, saya kurang begitu paham juga. Hm, padahal ya saya juga merasa cukup kecewa juga, selaku ketua DPC," ujar dia.
Soal APBD dan Urgensi
Ardianto juga menyoroti penggunaan anggaran.
"Ya, menggunakan anggaran APBD yang di mana dilakukan oleh beliau, ini perlu kita evaluasi dulu ya. Jadi tanggapan saya, itu kita evaluasi dulu. Kenapa langkah yang beliau ambil kenapa tidak ke reklame swasta, nah, itu kita harus, harus kita evaluasi dulu," tegas dia.
Ardianto berencana menanyakan langsung hal ini ke Wali Kota. "Nanti coba kita tanyakan secara pribadi antara, antara saya dengan Mas Wali," kata.
Soal motif politik, Ardianto enggan berspekulasi. Ia menilai baliho lebih karena faktor historis Jokowi sebagai orang Solo.
"Kalau saya unsurnya ke arah ke sana politik, saya belum memaknai. Cuma mungkin karena Pak Jokowi ini di Kota Solo, mungkin dia, beliaunya ini memberikan selamat kan mungkin juga karena berada di Kota Solo. Mungkin itu aja pendapat saya," bebernya.
Meski kecewa, Ardianto tetap mengucapkan selamat. "Ya, yang pertama saya ucapkan selamat dulu ke Pak Jokowi ulang tahunnya yang ke-65. Semoga sehat selalu, nah sukses, dan menjadi tokoh bangsa di Indonesia ini," pungkasnya.
Penjelasan Wali Kota Respati
Terpisah, Wali Kota Solo Respati Ardi membenarkan pemasangan baliho. Ia menyebutnya sebagai bentuk apresiasi.
"Iya, iya, ya ini bentuk apresiasi kita. Pemerintah Kota Surakarta itu perubahan drastis di era beliau. Pembangunan yang luar biasa. Tentu ini apresiasi sekali dari Pemerintah Kota Surakarta terhadap beliau Wali Kota ke-16 dan Presiden ke-7 Republik Indonesia. Semoga beliau terus menginspirasi bagi kami semua yang bertugas saat ini," ungkap Respati.
Saat di singgung mengapa tidak ada ucapan untuk Prabowo, Respati menjawab singkat.
"Lah, ulang tahunnya beliau Jokowi, gimana," tutupnya.
Untuk diketahui Jokowi pernah menjabat Wali Kota Surakarta dua periode. Yakni periode pertama tahun 2005-2020 dan 2010-2012 sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta 2012-2014 dan Presiden RI 2014-2024.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/politik/gerindra-kecewa-pemkot-solo-pasang-baliho-ulang-tahun-jokowi-kenapa-ketika-prabowo-tidak-ada-ucapan-585571-mvk.html?page=3
komentar Pembaca