Politik
Golkar Bantah Pendukungnya Malah Dukung Anies-Sandiaga
Sumber:Merdeka.com
Kamis, 01 Des 2016 08:02
Mau Diskon Rp 250,000? Beli tiket pesawat-nya di Pergi.comMenanggapi hal ini, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi mengaku tidak khawatir dengan hasil survei tersebut. Fayakhun membantah jika pendukung Golkar membelot mendukung pasangan lain. Pernyataan itu bisa dibuktikan melalui survei internal Partai Golkar.
"Saya punya survei sendiri. Itu untuk konsumsi internal. Saya enggak publikasikan. Boleh-boleh saja," kata Fayakhun di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11).
Dia menegaskan pendukung Golkar masih solid mendukung Ahok-Djarot. Fayakahun mempersilakan pesaing jagonya itu membuat survei atau membuat opini yang dapat menurunkan elektabilitas Ahok-Djarot.
"Yakin seyakin-yakinnya. Karena kita punya data kok. Silakan, ini masih panjang, tiga bulan. Mereka bikin opini, silakan, namanya juga usaha," tegasnya.
Ditambahkannya, mesin partai di DKI Jakarta masih bergerak memenangkan jagoannya itu. Upaya konsolidasi dan pelatihan kader serta pendukung di Jakarta juga terus dilakukan.
"Kami masih punya keyakinan. Golkar DKI terus konsolidasi. Karena kita punya tugas melatih 30 ribu kader di 30 ribu RT, dan itu nonstop. Jadi kami lebih senang merevitalisasi mesin. Kita enggak mau terlibat isu-isu di luar," pungkasnya.
Hasil survei Charta Politika menunjukkan pendukung partai politik tidak sejalan dengan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung parpol tersebut. Salah satu contohnya pendukung Partai Golkar justru lebih banyak memilih pasangan Anies-Sandi, padahal Golkar merupakan partai politik pengusung Ahok- Djarot.
"Ada 47,6 persen pemilih yang mendukung Partai Golkar, tapi mereka memilih pasangan Anies-Sandi," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (29/11).
Persentase konstituen partai politik dalam mengusung pasangan Anies-Sandi sebagai berikut, PKS 55,0 persen, Gerindra 50,0 persen, Golkar 47,6 persen.
Sama halnya dengan pasangan Ahok-Djarot, persentase pendukung partai politik yang mengusung pasangan ini tidak cukup besar, PDIP 63,0 persen, NasDem 54,5 persen, Hanura 40,0 persen, dan Golkar 26,2 persen.
[merdeka.com]
Politik
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie