Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Hearing dengan KPU, Ketua DPRD Pelalawan Berharap Pilkada Tanpa Sengketa

Hearing dengan KPU, Ketua DPRD Pelalawan Berharap Pilkada Tanpa Sengketa

Rabu, 09 Sep 2015 08:35
DPRD Pelalawan menggelar rapat dengar pendapat atau hearing dengan KPU.
PANGKALANKERINCI- Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin berharap berkurangnya, suara Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilu Prisiden (Pilpres) dan Pilkada yang sangat signitifikan, tidak menjadi objek sengketa kedua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Pelalawan pada Pilkada 2015. Hal ini terungkap, pada acara dengar pendapat Senin (8/9/15).

Rapat yang digelar dikantor DPRD lantai tiga itu, menghadirkan penyelenggara Pilkada KPU dan DPRD Pelalawan juga dihadiri kedua timses, Dinasdukcapil, mencuat perselisihan suara misalnya, untuk Pileg berkurang 30 ribuan sementara untuk Pilpres berkurang 40 ribuan.

Namun pada kesempatan itu, ketua KPU Pelalawan, Nasaruddin US bersikukuh, berkurangnya, suara Pileg, Pilpres dengan Pilkada adalah pendataan yang dilakukan oleh KPU pada Pilkada ini, dengan sistem komfrehensif. Petugas KPU katanya melakukan pendataan mendatangi rumah ke rumah.

Ditengarai tegas ketua KPU ini, berkurangnya, DPS pada Pilkada yakni 193.001 lebih di akibatkan, pendataan yang dilakukan pihaknya melalui 'dor to dor'. "Kalau dulu, Pilpres orang mana saja, bebas memilih asalkan, mempunyai KTP. Namun pada Pilkada ini, kita lakukan pendataan konfrehensif, makanya data DPSnya sebanyak ini. Bahkan pendataan sebelum, orang yang sudah meninggal 5 tahun, umur belum cukup juga masuk. Inilah yang kita betulkan," papar dia.

 Pada kesempatan itu, dia meluruskan, bahwa pleno DPS beberapa hari lalu salah penjumlahan. Dari pleno DPS itu 191.202, tapi sesungguhnya, 193. 001 DPS. "DPS lalu, cuma salah penjumlahan saja," papar dia.

Sementara itu, kepala dinas kependudukan dan catatan sipil, Safrudin, menyebutkan bahwa D4 dikabupaten Pelalawan, DP4 Pileg dan Pilpres 2013 dan di validasi 2014, 272.000 jiwa. Tugas Disdukcapil hanya menyampaikan ke kementrian dalam negeri.

Perbulan Juli 2014 lalu, jumlah penduduk kabupaten Pelalawan tercatat 432.000 jiwa. Dari total jumlah penduduk itu, wajib KTP 196.619 jiwa. "86 persen, dari wajib KTP itu sudah siap melakukan pembuatan KTP," tandasnya.

Usai melakukan dengar pendapat ini, ketua DPRD Pelalawan Nasarudin, mengamanatkan tiga hal. Pertama dia berharap, kekisruhan suara ini, tidak menjadi objek sengketa oleh kedua Paslon pada Pilkada nanti. Kedua dia meminta kepada KPU melakukan validasi, DPS dan ketiga dia meminta membuat surat edaran ke PPK dan PPS, dimana bagi masyarakat yang belum terdaftar pada DPS agar melaporkan diri, agar terdaftar DP4 pada Pilkada Pelalawan. (rtc)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.