Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • Ikut Pilkada di Rohil, Herman Sani Tinggalkan Masalah di Disdik Bengkalis

Ikut Pilkada di Rohil, Herman Sani Tinggalkan Masalah di Disdik Bengkalis

Laporan : Supriyanto
Jumat, 14 Agu 2015 21:07
Ilustrasi

BENGKALIS-Empat tahun menjabat sebagai kepala dinas pendidikan
(Disdik) Bengkalis sejak tahun 2011 lalu pasca kalah di Pilkada Rohil,
kinerja Herman Sani sebagai Kadisdik Bengkalis dinilai sejumlah
kalangan tidak memuaskan. Malahan ditengarai yang bersangkutan
meninggalkan sejumlah masalah dalam membangun dunia pendidikan di
Bengkalis.
        Seperti disampaikan Abdul Rahman S, pemerhati dari BAK-LIPUN
Bengkalis, bahwa empat tahun menjabat Kadisdik, program menjadikan
Bengkalis "Kota Pendidikan" masih jauh dari harapan. Bahkan ia
menilai, jabatan Kadisdik yang diemban Herman Sani selama empat tahun
tidak lain karena kedekatan dengan bupati ketika itu Herliyan Saleh.
Akibatnya, program pendidikan yang setiap tahun menyedot 20 persen
anggaran dari APBD Bengkalis tidak jelas muaranya sama sekali.
        "Setelah empat tahun menjabat Kadisdik, apa yang dilakukan seorang
Herman Sani justru sekarang menimbukan sejumlah masalah di Disdik
Bengkalis. Ia membangun "rezim" di Disdik dengan menempatkan
orang-orang dia di jabatan strategis, bahkan di Unit Layanan Pengadaan
(ULP) untuk mengatur lelang paket di Disdik Bengkalis, belum lagi
sejumlah pembangunan sekolah yang terbengkalai saat ini,"ungkap Abdul
Rahman, Kamis (13/08/2015).
        Disebutnya, jabatan Disdik yang diemban Herman Sani tidak lain karena
fakor KKN dengan Herliyan Saleh. Kemudian selaku kepala dinas ia
terkesan berbuat sesuka hati dalam memimpin Disdik, termasuk
menempatkan orang-orang yang tidak layak sama sekali di posisi
strategis, termasuk menjadi panitia lelang sampai tiga tahun
berturut-turut.
        "Setelah empat tahun menjabat, sekarang malahan Herman Sani ikut
pilkada di Kabupaten Rokan Hilir sebagai calon bupati, setelah kalah
pada tahun 2011 lalu dari Anas Ma'amun. Jadi motivasi ia ke Bengkalis
menjabat Kadisdik tidak lain untuk kepentingan pilkada di Rohil, bukan
membangun atau memajukan dunia pendidikan di Negeri Junjungan
ini,"timpal Abdul lagi.
        Ditambahnya, sejumlah masalah yang masih hingga di Disdik antara
lain, program Bengkalis Kota Pendidikan sama sekali masih jauh dari
target. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan
malah mengalami kemunduran baik siswa maupun guru, dan sejumlah proyek
pembangunan sekolah-sekolah yang terbengkalai.
        "Contohnya pembangunan SMK Penerbangan di Sungai Pakning baru sebatas
pondasi. Kegagalan mendapatkan izin Kementerian Pendidikan Tinggi
(Dikti) untuk membangun Politekhnik Kesehatan (Poltekes) di Bengkalis
serta Politekhnik Maritim yang tak jelas ujung pangkalnya,"tambah
Abdul.
Terpisah, Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia
(Gapensi) Bengkalis M.Fachrorozi Agam juga menyorot sejumlah proyek
terbengkalai yang ditinggalkan begitu saja oleh Herman Sani saat ini.
Seharusnya Disdik tetap menjalankan progress mereka tahun 2015 ini,
bukan malahan dilakukan pembiaran dan pergi meninggakan persoalan
pembangunan dunia pendidikan.
"Saya melihat banyak keganjilan dalam pembangunan dunia pendidikan di
Bengkalis dalam lima tahun belakangan, mulai dari peningkatan SDM,
sarana dan prasarana. Seperti pembangunan SDN 06 dan SDN 48 di
kecamatan Bengkalis yang masih terbengkalai, sepertinya tidak
dilanjutkan tahun ini. Juga pembangunan SMPN 4 Bengkalis, atau sekolah
unggul baru sebatas konstruksi dasar,"ulas Agam menambahkan.
Dikalangan kepala SKPD Bengkalis, Herman Sani termasuk pejabat
fenomenal. Ia berkawan dekat dengan sang Bupati Herliyan Saleh.
Buktinya, begitu ia kalah pilkada tahun 2011 di Rohil,  Herman Sani
diberi jabatan empuk oleh Herliyan Saleh sebagai Kadisdik selama empat
tahun. Setelah leluasa berkuasa di Disdik Bengkalis empat tahun,
Herman Sani kembali ikut pilkada di Rohil tahun 2015 ini.(sup)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.