Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Ikut Pilkada di Rohil, Herman Sani Tinggalkan Masalah di Disdik Bengkalis

Ikut Pilkada di Rohil, Herman Sani Tinggalkan Masalah di Disdik Bengkalis

Laporan : Supriyanto
Jumat, 14 Agu 2015 21:07
Ilustrasi

BENGKALIS-Empat tahun menjabat sebagai kepala dinas pendidikan
(Disdik) Bengkalis sejak tahun 2011 lalu pasca kalah di Pilkada Rohil,
kinerja Herman Sani sebagai Kadisdik Bengkalis dinilai sejumlah
kalangan tidak memuaskan. Malahan ditengarai yang bersangkutan
meninggalkan sejumlah masalah dalam membangun dunia pendidikan di
Bengkalis.
        Seperti disampaikan Abdul Rahman S, pemerhati dari BAK-LIPUN
Bengkalis, bahwa empat tahun menjabat Kadisdik, program menjadikan
Bengkalis "Kota Pendidikan" masih jauh dari harapan. Bahkan ia
menilai, jabatan Kadisdik yang diemban Herman Sani selama empat tahun
tidak lain karena kedekatan dengan bupati ketika itu Herliyan Saleh.
Akibatnya, program pendidikan yang setiap tahun menyedot 20 persen
anggaran dari APBD Bengkalis tidak jelas muaranya sama sekali.
        "Setelah empat tahun menjabat Kadisdik, apa yang dilakukan seorang
Herman Sani justru sekarang menimbukan sejumlah masalah di Disdik
Bengkalis. Ia membangun "rezim" di Disdik dengan menempatkan
orang-orang dia di jabatan strategis, bahkan di Unit Layanan Pengadaan
(ULP) untuk mengatur lelang paket di Disdik Bengkalis, belum lagi
sejumlah pembangunan sekolah yang terbengkalai saat ini,"ungkap Abdul
Rahman, Kamis (13/08/2015).
        Disebutnya, jabatan Disdik yang diemban Herman Sani tidak lain karena
fakor KKN dengan Herliyan Saleh. Kemudian selaku kepala dinas ia
terkesan berbuat sesuka hati dalam memimpin Disdik, termasuk
menempatkan orang-orang yang tidak layak sama sekali di posisi
strategis, termasuk menjadi panitia lelang sampai tiga tahun
berturut-turut.
        "Setelah empat tahun menjabat, sekarang malahan Herman Sani ikut
pilkada di Kabupaten Rokan Hilir sebagai calon bupati, setelah kalah
pada tahun 2011 lalu dari Anas Ma'amun. Jadi motivasi ia ke Bengkalis
menjabat Kadisdik tidak lain untuk kepentingan pilkada di Rohil, bukan
membangun atau memajukan dunia pendidikan di Negeri Junjungan
ini,"timpal Abdul lagi.
        Ditambahnya, sejumlah masalah yang masih hingga di Disdik antara
lain, program Bengkalis Kota Pendidikan sama sekali masih jauh dari
target. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan
malah mengalami kemunduran baik siswa maupun guru, dan sejumlah proyek
pembangunan sekolah-sekolah yang terbengkalai.
        "Contohnya pembangunan SMK Penerbangan di Sungai Pakning baru sebatas
pondasi. Kegagalan mendapatkan izin Kementerian Pendidikan Tinggi
(Dikti) untuk membangun Politekhnik Kesehatan (Poltekes) di Bengkalis
serta Politekhnik Maritim yang tak jelas ujung pangkalnya,"tambah
Abdul.
Terpisah, Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia
(Gapensi) Bengkalis M.Fachrorozi Agam juga menyorot sejumlah proyek
terbengkalai yang ditinggalkan begitu saja oleh Herman Sani saat ini.
Seharusnya Disdik tetap menjalankan progress mereka tahun 2015 ini,
bukan malahan dilakukan pembiaran dan pergi meninggakan persoalan
pembangunan dunia pendidikan.
"Saya melihat banyak keganjilan dalam pembangunan dunia pendidikan di
Bengkalis dalam lima tahun belakangan, mulai dari peningkatan SDM,
sarana dan prasarana. Seperti pembangunan SDN 06 dan SDN 48 di
kecamatan Bengkalis yang masih terbengkalai, sepertinya tidak
dilanjutkan tahun ini. Juga pembangunan SMPN 4 Bengkalis, atau sekolah
unggul baru sebatas konstruksi dasar,"ulas Agam menambahkan.
Dikalangan kepala SKPD Bengkalis, Herman Sani termasuk pejabat
fenomenal. Ia berkawan dekat dengan sang Bupati Herliyan Saleh.
Buktinya, begitu ia kalah pilkada tahun 2011 di Rohil,  Herman Sani
diberi jabatan empuk oleh Herliyan Saleh sebagai Kadisdik selama empat
tahun. Setelah leluasa berkuasa di Disdik Bengkalis empat tahun,
Herman Sani kembali ikut pilkada di Rohil tahun 2015 ini.(sup)
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor