Ini 5 pesan SBY buat calon kepala daerah jelang pilkada serentak
Minggu, 30 Agu 2015 07:29
Nasihat pertama adalah, SBY berharap saat kampanye, setiap calon kepala daerah menjelaskan secara konkret bagaimana cara memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Banyak kepala daerah yang kampanyenya ke kiri ke kanan, padahal rakyat ingin mendengar apa yang akan dilakukan lima tahun mendatang. Sasarannya apa. Jelaskan segamblang-gamblangnya. Kalau rakyat percaya dan yakin dengan penjelasan, mereka akan memilih saudara. Kampanye yang berkualitas, tajam, fokus, dan to the point," kata SBY di Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (29/8) malam.
Pesan kedua diberikan SBY adalah, dia meminta calon kepala daerah tidak hanya sekedar mengobral janji. Sebab, kata dia, rakyat hanya ingin bukti, bukan menikmati janji dari yang disampaikan oleh calon pemimpinnya.
"Misalnya ada calon Gubernur mengatakan, saya akan pastikan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Janji palsu. Atau kalau saya memimpin, semuanya akan gratis, bebas sebebasnya. Darimana uangnya? Jangan bohong, sekarang rakyat kita pintar, makin muluk-muluk, rakyat tidak akan milih. Sampaikan sesuatu yang bisa dicapai, tapi tetap realistis," ujar SBY.
Ketiga, Presiden Indonesia keenam itu berharap calon kepala daerah menjaga pertumbuhan ekonomi di daerah, dengan melakukan stabilitas harga dan mencegah gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sebab, di tengah ancaman krisis ekonomi saat ini, dua hal itu rawan dilakukan.
Keempat, SBY berpesan, supaya para calon kepala daerah menghidupkan program-program pro rakyat yang telah dia rintis selama menjabat sebagai Presiden. Seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Beras Miskin, program bedah rumah, Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), listrik murah, dan peningkatan gaji PNS, guru, TNI, dan Polri.
"Namanya diganti tidak apa-apa, tapi sebaiknya tolonglah dihidupkan kembali. Kalau punya peluang dalam APBD, lakukan itu," ucap SBY.
Terakhir, SBY berharap setiap calon kepala daerah mampu menjaga keamanan dan kerukunan sosial, serta menegakkan hukum secara adil.
"Agar rakyat tenang dan merasa diayomi," tutup SBY.
[merdeka.com]
Politik
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau