Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Politik
  • JK sebut pembangunan ala PBB sudah diterapkan di Indonesia

JK sebut pembangunan ala PBB sudah diterapkan di Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2015 19:22
merdeka.com
Wapres Jusuf Kalla.
Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengatakan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah dikerjakan oleh pemerintah Indonesia, hanya diperlukan penajaman dalam pengentasan kemiskinan.

"Sekali lagi program pemerintah itu sama dengan pembangunan berkelanjutan (SDG) PBB, intinya mengintegrasikan program internasional itu ke dalam program pemerintah," katanya usai menghadiri upacara Pembukaan KTT Pembangunan Berkelanjutan 2015 di Markas Besar PBB New York, Amerika Serikat, dikutip dari Antara, Sabtu (26/9).

Wapres Jusuf Kalla hadir didampingi Menko PMK Puan Maharani, Menlu Retno Marsudi, dan Menkes Yunita Moeloek. Lebih lanjut Wapres menjelaskan jika program Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) sebagian besar sudah dijalankan oleh pemerintah Indonesia.

Misalnya saja, katanya, soal pengentasan kemiskinan dan perbaikan pendidikan. Menurut Jusuf Kalla, hal yang diperlukan Indonesia adalah menajamkan dalam program-program pengentasan kemiskinan.

"Sekarang ini paradigma yang harus diubah. Bukan bagaimana kalau orang sakit dirawat di mana, tetapi bagaimana orang menjadi tidak sakit. Jadi bukan kalau sakit ditanggung pemerintah tetapi bagaimana mendorong orang lebih sehat," katanya.

Namun, katanya, sesuai dengan poin 17 yakni partisipatif maka perubahan paradigma itu harus menjadi gerakan bersama masyarakat. Wapres mengakui untuk menyukseskan pembangunan berkelanjutan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.

Pemerintah, katanya, juga harus bersama-sama dengan lembaga swadaya masyarakat, bahu membahu untuk mewujudkannya. Sekretariat Bersama Mengenai keinginan masyarakat sipil agar dibentuk sekretariat bersama pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat, Wapres menegaskan hal itu tidak perlu.

"Tak perlu ada kementerian SDG dan 'nggak' pernah ada. Jadi tak perlu ada lembaga khusus. Saya lebih condong ini bagian yang dikoordinir oleh Bappenas karena ini soal perencanaan sehingga bisa lebih luas," katanya.

Sebelumnya, koalisi masyarakat sipil meminta pemerintah untuk membentuk kantor sekretariat bersama guna melaksanakan program-program pembangunan berkelanjutan (SDG). Menurut mereka kantor bersama itu penting agar bisa menyatukan langkah pemerintah dalam organisasi lembaga swadaya masyarakat.(merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Apr 2026 14:02

    Pee Wee Gaskins Resmi Gabung Wecord Evermore Indonesia, Fans Tak Sabar Album Baru!

    JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari skena musik Tanah Air. Band legendaris, Pee Wee Gaskins, resmi bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia. Bergabungnya PWG menandai babak baru dalam pe

  • Minggu, 19 Apr 2026 14:00

    Madonna Tiba-Tiba Muncul di Panggung Sabrina Carpenter, Bikin Heboh Coachella 2026

    JAKARTA - Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 semakin meriah karena adanya kejutan dari Madonna. Pasalnya, ratu pop dunia itu tiba-tiba muncul di panggung saat Sabrina Carpenter sedang

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:51

    Lisa BLACKPINK Tuai Reaksi Beragam usai Tampil di Coachella 2026, Kurang Persiapan?

    JAKARTA - Penampilan Lisa BLACKPINK di panggung Coachella 2026 kembali menjadi sorotan. Kali ini ia tampil mengusung konsep “Bad Angel” yang memicu perdebatan di kalangan netizen.Aksi panggun

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:49

    Mitos atau Fakta, Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi Gula

    JAKARTA - Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah penyandang diabetes pada 2024 mencapai 20,4 juta orang dan menempatkan Indonesia di posisi

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:47

    Apakah Suntik Campak Bikin Demam?

    JAKARTA - Apakah suntik campak bikin demam? Kondisi demam setelah vaksin campak termasuk dalam salah satu efek samping.Campak atau measles adalah penyakit infeksi yang amat menular. Apa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.