Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Jokowi Beri Sinyal Dukung Prabowo, NasDem: Pujian Belum Tentu Hal Nyata

Politik

Jokowi Beri Sinyal Dukung Prabowo, NasDem: Pujian Belum Tentu Hal Nyata

admin
Rabu, 09 Nov 2022 13:21
merdeka.com

Partai NasDem tidak khawatir dengan pernyataan Presiden Joko Widodo atau yang memberikan sinyal dukungan ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai jatah di Pilpres 2024. Menurutnya, NasDem bukan partai 'baperan'.

"NasDem ini bukan partai baperan. NasDem ini partai dengan akal sehat," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/11).

Dia lantas menyinggung soal pujian Jokowi terhadap Prabowo tersebut. Menurutnya pujian itu belum tentu nyata.

"Kita tahu kita dipuji kita senang tapi sebenarnya belum tentu pujian itu sebagai hal yang nyata nanti kita terbang aja," tuturnya.

Menurut Willy, Presiden Jokowi tak hanya memberikan dukungan kepada satu figur tertentu. Dia berkata, semua putra putri bangsa yang maju capres didukung oleh Jokowi.

"Ya masalah restu pak Jokowi, pasti pak Jokowi memberikan restu kepada semua putra putri bangsa yang akan maju karena ini berbicara tampuk kepemimpinan bangsa," tuturnya.

"Dan pak Jokowi adalah bapak bangsa, tentu sebagai bapak bangsa siapapun yang maju putra-putrinya tentu akan diberikan restu, masalah porsinya, masalah ekspresinya tentu akan berbeda-beda ya," tutup Willy.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut Pilpres berikutnya bisa menjadi kemenangan untuk Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan Jokowi kepada Prabowo saat perayaan HUT Perindo, Senin (7/11).

Awalnya Jokowi menyinggung pidato Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo yang menyinggung kemenangan kepala negara itu sejak di Solo sampai dua periode di nasional.

"Pak Hary menyampaikan saya dua kali wali kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta gubernur sekali menang, kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang," ujar Jokowi.

Lantas, dia meminta maaf kepada Prabowo yang juga hadir sebagai tamu undangan. Prabowo memang dua kali kalah dari Jokowi pada Pemilu 2014 dan 2019.

"Mohon maaf pak Prabowo," kata Jokowi.

Mendengar itu, Prabowo langsung berdiri dari kursinya dan memberikan salam hormat kepada Jokowi. Seisi ruangan langsung riuh merespon momen tersebut.

Jokowi kemudian melanjutkan pidatonya. Dia bilang, untuk kemenangan Pilpres berikutnya bisa menjadi jatah Prabowo.

"Kelihatannya setelah ini jatahnya pak Prabowo," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi tidak menampik memberikan sinyal dukungan kepada Prabowo. Dia mengatakan, jatah kemenangan Pilpres 2024 bisa jadi untuk Prabowo. Jokowi mempersilakan ucapannya itu diartikan sebagai sinyal dukungan.

"Ya diartikan sinyal boleh, tapi kan saya ngomongnya juga tidak apa-apa lah," tutup Jokowi.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.