Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Jokowi Ingin Tabok Penyebar Hoax PKI, Tim Prabowo: Kasihan Curhat

Politik

Jokowi Ingin Tabok Penyebar Hoax PKI, Tim Prabowo: Kasihan Curhat

Jumat, 23 Nov 2018 16:26
Detik.com
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku ingin 'menabok' orang-orang yang selalu menuduh dirinya PKI. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kasihan pada Jokowi.

"Mudah bagi Presiden kalau mau menindak. Ada intelijen yang dengan mudah bisa mencari orangnya. Justru kasihan Presiden jadi kelihatan curhat. Padahal punya semua," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera, kepada wartawan, Jumat (23/11/2018).

Politikus PKS itu mengatakan tak seharusnya Jokowi mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menuai kontroversi. Dia pun menduga hal itu bagian dari mengalihkan perhatian masyarakat dari isu utama.

"Kami khawatir seperti dulu melontarkan ide ternak kalajengking, itu bagian dari spin doctor untuk mengalihkan perhatian publik dari isu utama. Mulai dari Paket Kebijakan Ekonomi yang melemahkan UMKM hingga pemberitaan Prabowo-Sandi yang mencuat," tutur Mardani.

Presiden Jokowi sebelumnya merasa gerah diserang isu hoax, terutama soal tuduhan dirinya aktivis PKI. Jokowi heran masih ada orang yang mempercayai isu tersebut.

Jokowi menyebut ada 9 juta penduduk Indonesia yang mempercayai isu tersebut. Dia mengaku sudah 4 tahun diserang isu PKI.

"Coba di medsos, itu adalah DN Aidit pidato tahun 1955. La kok saya ada di bawahnya? Lahir saja belum, astagfirullah, lahir saja belum, tapi sudah dipasang. Saya lihat di gambar kok ya persis saya. Ini yang kadang-kadang, haduh, mau saya tabok, orangnya di mana, saya cari betul," ujar Jokowi saat membagikan sertifikat tanah di Lampung Tengah, Lampung, Jumat (23/11/2018).

"Saya ini sudah 4 tahun diginiin. Ya Allah, sabar, sabar, tapi saya sudah bicara karena ada 6 persen yang percaya berita ini. Enam persen itu 9 juta (penduduk) lebih lo. La kok percaya?" tambahnya.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 11:27

    Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal

    TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:25

    Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:22

    Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia

    Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:00

    TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua

    Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung

  • Jumat, 03 Jul 2026 10:37

    Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

    Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor