KPU Rohul Didesak Terkait Validasi Data Pemilih
Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 10 Agu 2015 16:11
DP4 Rohul untuk Pilkada Rohul ini berjumlah 400.191 pemilih meningkat 50 ribu dari DPT Pilpres Di rohul yang hanya berjumlah sekitar 351 ribu.
Bakal Calon Bupati Rohul Hafith Syukri, meminta KPU Rohul untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi secara tebuka. Balon yang akan berpasangan dengan Nasrul Hadi ini menyebutkan, Validasi data pemilih ini sangat penting untuk menghindari adanya pemilih siluman sehingga menjamin pelaksana pilkada Rohul benar-benar berjalan secara adil.
" Khususnya pemilih yang ada di perusahaan perlu dilakukan penelitian secara seksama terhadap data pemilihnya" ujar balon yang diusung partai Demokrat, PKS dan PKB ini.
Sementara Bakal Calon Bupati Rohul Syafrudin Potti, meminta KPU Rohul benar-benar melakukan pengecekan terhadap kebenaran dan ke absahan data Potensi Pemilih DP4 ini.
Syafarudin Potti yang akan berpasangan Dengan Erizal ST Juga meminta KPU untuk memastikan, berapa jumlah surat domisili yang digunakan pada saat Pilpres lalu, apakah sudah terdaftar dalam pemilih di pilkada rohul ini atau belum, kedua, KPU juga harus melakukan Kroscek, berapa jumlah perpindahan penduduk, kematian dan penduduk yang datang.
Syafei mengaku, Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilur (DP4) untuk Pilkada Rohul yang berjumlah 400.191 dinilai masih wajar, namun hal itu perlu kembali dilakukan inventarisasi lagi, sehingga seluruh masyarakat Rohul bisa menyalurkan Hak Pilihnya.
Kemudian untuk karyawan di Perusahaan Syafei menyatakan bahwa yang menjadi pemilih dikawasan perusahaan harus warga yang memiliki legalitas lengkap. Dia juga menyarankan agar KPU Rohul bisa duduk semeja dengan Dinas terkait seperti Dinsosnaker Trans, Disdukcapil dan dinas terkait lainya, sehingga data di perusahaan itu valid serta tidak menimbulkan asumsi negatif.
" Harus duduk semeja, dari dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi harus memamarkan laporan dari perusahaan berapa jumlah tenaga kerja yang masuk dan berapa yang keluar, begitupn disdukcapil, dan semua instansi terkait, jadi datanya jelas, tida asumsi" ujar Syafei.
Syafei menyatakan bahwa pihaknya sudah membentuk tim untuk melakukan inventarisasi di setiap daerah yang dianggap rawan. Syafei menyebutkan, tim inventarisir tersebut sudah berjalan Satu minggu dan ditargetkan selesai 2 minggu lagi.
" Dari beberapa daerah yang dikunjungi masih banyak ditemukan warga yang kesulitan mengurus KK dan KTP yang menjadi syarat utama terdaftar sebagai pemilih dan itu kebanyakan berada di daerah perusahaan" ungkapnya
Sementara Calon Bupati Suparman belum didapatkan terkait hal ini karena saat dihubungi melalui telpon selulernya Balonbup yang akan berpasangan dengan Sukiman ini tidak menjawab (Fah)
Politik
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie