Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Kata Anies Baswedan, ini alasan Ahok gagal atasi macet & banjir DKI

Politik

Kata Anies Baswedan, ini alasan Ahok gagal atasi macet & banjir DKI

Selasa, 29 Nov 2016 11:47
merdeka.com
Anies Baswedan kampanye di kawasan Kanal Banjir Barat.

Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menilai, Pemerintah Provinsi DKI di bawah kepemimpinan Basuki T Purnama ( Ahok) tak maksimal dalam mengatasi masalah banjir dan kemacetan lantaran rendahnya penyerapan APBD. Seperti tahun ini, hingga bulan November 2016 penyerapan anggaran baru 34 persen saja.

"Selain memang dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti perencanaan tidak komprehensif dan kebijakan yang tidak tepat guna," kata Anies seperti dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (29/11).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, akibat rendahnya penyerapan berdampak langsung pada warga Jakarta dalam memanfaatkan hasil pembangunan.

"Padahal, ketika negara menarik uang rakyat, pajak misalnya, selalu bersifat memaksa," ucap Anies.

Anies menuturkan, beberapa faktor perlambatan penyerapan APBD seperti, keterlambatan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), lambatnya penerbitan juklak dan juknis pelaksanaan kegiatan, hingga kekhawatiran pejabat untuk mengeksekusi program yang telah dicanangkan.

"Akhirnya, kembali masyarakat yang dikorbankan," ujar Anies.

Untuk itu, bila dirinya terpilih pada 15 Februari mendatang dia akan mengoptimalkan penyerapan anggaran. Seperti membuat berbagai program terkait secara komprehensif dan berkesinambungan.

"Salah satunya, dengan mengembangkan kinerja dan tata kelola pemerintahan," tutur Anies.

Kemudian, membangun sistem informasi terintegrasi sejak perencanaan, penganggaran, realisasi, hingga pelaporan yang merekam alur keuangan daerah secara real time.

"Kami juga akan membangun pemerintahan yang bersih, modern, dan melayani berbasis transparansi, akuntabilitas, serta keteladanan dengan mengoptimalkan pelibatan publik dan pemanfaatan teknologi," tutup Anies. (merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor