Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Kinerja ULP Tidak Transparan, Komisi II DPRD Bengkalis Tetap Bentuk Pansus

Kinerja ULP Tidak Transparan, Komisi II DPRD Bengkalis Tetap Bentuk Pansus

Laporan : Supriyanto
Kamis, 03 Sep 2015 09:58

BENGKALIS - Terkait sikap arogan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis yang tidak pernah memenuhi undangan komisi II DPRD Bengkalis sampai tiga kali pemanggilan, pihak Komisi II telah menyampaikan kelakuan ULP tersebut pada Pj. Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie, agar dilakukan teguran dan tindakan.

Seperti disampaikan ketua Komisi II Syahrial ST, bahwa sudah banyak dari fraksi yang mendukung ‎Komisi II dalam pembentukan Panitia Khusus (Pansus) ULP. Tujuannya agar pihak ULP lebih transparan dalam melaksanakan pelelangan pengadaan barang dan jasa, sebab sejauh ini, ULP dalam kinerjanya dinilai tidak pernah transparan pada publik.

"‎Jadi, walaupun nantinya pihak ULP datang memenuhi undangan Komisi II untuk melakukan Hearing, kita tetap akan bentuk Pansus. Sebab kita merasa tidak dihargai oleh ULP. Mereka jelas tidak mau transparan dan kerjasama dengan Dewan, sedangkan yang dilelang merupakan proyek pemerintah, bukan anggaran pribadi, "tutur Syahrial, Kamis (02/09/2015).

Dijelaskan Politisi Partai Golkar ini, sikap arogan ULP tersebut terjadi karena mereka selama ini terkesan di-istimewakan oleh penguasa, meski kinerjanya amburadul. Sebab ULP itu diduga merupakan lumbung duit bagi sekelompok oknum yang memiliki keterkaitan dengan ULP, termasuk soal dugaan atur mengatur proyek dan adanya setoran yang sudah ditentukan.

"ULP itu ibarat sebuah penyakit kronis, tetapi mereka dipelihara  supaya terus ada sejalan dengan aturan yang ada. Oleh karena itu, Kita dari Komisi II tidak mau terjebak dalam kondisi carut marut tentang ULP itu sendiri, karena sikap kami di Komisi II tidak lain menyelamatkan proses pembangunan dan keuangan daerah,"timpal Syahrial.

Sebelumnya, sekretaris Fraksi Demokrat Nurazmi Hasyim ST menyampaikan, bahwa banyak persoalan di ULP dari sejak tahun 2014-2015, dinilai‎ banyak penyimpangan, sehingga dari fraksi-nya sepakat komisi II membentuk Pansus ULP. 

"ULP yang sebagai ‎lembaga Ad Hoc kerja dan keberadaannya dibawah pengawasan Pemerintah, baik itu eksekutif maupun legislatif, sebab didalamnya merupakan orang orang PNS yang digaji negara dan proyek yang dilelangkan menggunakan dana APBD, "Nurazmi Hasyim ST. Ia mengharapkan, pembentukan pansus itu jangan dipersepsikan negatif, sebab dalam pembentukan Pansus ULP itu sudah wajar dibentuk dan sangat beralasan, karena memang‎ tiga kali dipanggil untuk hearing (dengar pendapat,red) dengan komisi II, ‎pihak ULP selalu mangkir dan tidak pernah mau mengindahkan.(Sup)

Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.