Kontroversi Pembentukan Pansus Gedung Daerah Bengkalis
Laporan: Afdal Aulia
Rabu, 25 Mei 2016 19:00
BENGKALIS – Proyek Gedung Daerah Bengkalis di jalan Ahmad Yani, samping lapangan tugu, yang telah menyedot dana mencapai Rp 49 Miliar, terus menjadi sorotan berbagai kalangan. Bahkan sejauh ini proyek yang telah bergulir selama tujuh tahun itu belum tersentuh penegak hukum, termasuk di kalangan dewan sendiri masih memunculkan pro kontra.
Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Syahrial ketika dihubungi mengatakan, bahwa meskipun dirinya bersama anggota Komisi II pernah meninjau proyek gedung daerah, namun ia mengaku belum ada niat untuk membentuk Pansus. Karena pihak komisi II masih akan menelusuri terlebih dahulu persoalan gedung daerah tersebut.
"Itu kata siapa, saya tidak ada wacana membentuk Pansus Gedung Daerah. Kalaupun ada wacana memebntuk pansus bukan dari saya ketua komisi II, tapi kawan-kawan lain dan coba tanya pada orang yang bilang akan membentuk pansus tersebut,"ujar Syahrial, Rabu (25/05/2016).
Disisi lain, Anggota Komisi II, Hendri HS ketika dihubungi mengakui, memang dirinya satu satunya orang yang mencetuskan untuk membentuk pansus gedung daerah. Hal itu didasari atas tinjauan kelapangan oleh dirinya selaku anggota komisi II bersama rekan-rekan di komisi II lainnya minggu lalu.
"Memang, saat meninjau di gedung daerah waktu itu, saya yang punya ide membentuk pansus, tapi sejauh ini belum terbentuk. Sebab masih menunggu tandatangan persetujuan kawan-kawan dewan, "terang Hendri.
Soal membentuk pansus gedung daerah, menurut politisi Partai Gokar ini, jika kawan-kawan dari dewan setuju, maka tidak perlu ditandatangani oleh Ketua komisi. Karena itu merupakan hak dari seorang anggota dewan, sebagai bagian fungsi sosial control terhadap proses pembangunan yang sedang berjalan.
"Yang penting anggotanya kuorum, pansus bisa terbentuk dan segera bekerja. Sebab proyek gedung daerah itu kita nilai bermasalah dari sisi kualitas dan bisa saja dari aspek hukum pidana, "terang Hendri lagi.
Sebelumnya Anggota Komisi II beberapa waktu lalu melakukan peninjauan ke gedung daerah bersama ketua Komisi II Syahrial, serta anggota lainnya yaitu, Mawardi, Zamzami, Fachrul Nizam, Zamzami Harun, Syafrana Fijar dan Fidel Fuadi. Dalam peninjauan beberapa hari yang lalu, juga hadir pihak Dinas PU, yakni Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) H. Syrifuddin Katan dan Pejabat Pelaksana Teknis (PPTK) Hambali, pada hari Senin (16/05/2016) lalu.(afd)
Pee Wee Gaskins Resmi Gabung Wecord Evermore Indonesia, Fans Tak Sabar Album Baru!
JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari skena musik Tanah Air. Band legendaris, Pee Wee Gaskins, resmi bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia. Bergabungnya PWG menandai babak baru dalam pe
Madonna Tiba-Tiba Muncul di Panggung Sabrina Carpenter, Bikin Heboh Coachella 2026
JAKARTA - Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 semakin meriah karena adanya kejutan dari Madonna. Pasalnya, ratu pop dunia itu tiba-tiba muncul di panggung saat Sabrina Carpenter sedang
Lisa BLACKPINK Tuai Reaksi Beragam usai Tampil di Coachella 2026, Kurang Persiapan?
JAKARTA - Penampilan Lisa BLACKPINK di panggung Coachella 2026 kembali menjadi sorotan. Kali ini ia tampil mengusung konsep “Bad Angel” yang memicu perdebatan di kalangan netizen.Aksi panggun
Mitos atau Fakta, Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi Gula
JAKARTA - Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah penyandang diabetes pada 2024 mencapai 20,4 juta orang dan menempatkan Indonesia di posisi
Apakah Suntik Campak Bikin Demam?
JAKARTA - Apakah suntik campak bikin demam? Kondisi demam setelah vaksin campak termasuk dalam salah satu efek samping.Campak atau measles adalah penyakit infeksi yang amat menular. Apa