Politik
Markus Horison, mantan kiper Timnas kini jadi kader Perindo
Sabtu, 17 Des 2016 15:34
Pria yang berganti nama menjadi Markus Haris Maulana itu telah malang melintang menjaga mistar gawang klub-klub liga super Indonesia, 2003 hingga 2008. Markus sempat berkiprah di PSMS Medan. Di sini, bisa dibilang karier Markus mulai terlihat mentereng.
Di bawah pelatih Ivan Kolev, Markus dipilih menjadi penjaga gawang Timnas Indonesia. Aksi-aksi memukaunya tak bisa dipungkiri. Bahkan, pada Piala Asia 2007 dan AFC Cup 2008, dia terpilih menjadi salah satu kiper terbaik di Asia, dikutip dari Wikipedia.
Saking gemilangnya karier di sepak bola, Markus sukses memikat hati artis cantik Kiki Amalia. Mereka pun menikah pada 27 November 2010 lalu. Sayang, kehidupan rumah tangganya tak secerah karier di sepak bola. Bahtera rumah tangganya harus kandas di tengah jalan pada 10 Desember 2012.
Bisa dibilang, dari sini karier Markus menurun. Hingga kini, kabarnya Markus ikut turnamen sepakbola amatir, antar-kampung. Terakhir terdengar Markus ikut turnamen Tarkam di lereng Gunung Lawu di Desa Ngargoyoso, Karanganyar.
Merasa kariernya di sepak bola sudah pudar, Markus pon banting setir. Dia saat ini aktif berpolitik. Partai yang dipilih Markus yakni Perindo, partai baru pimpinan Hary Tanoesoedibjo.
Beredar kartu tanda anggota Markus sebagai kader Perindo di Langkat, Sumatera Utara. Hal ini pun dibenarkan oleh Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq.
"Ya benar Markus jadi kader Perindo," kata Rofiq saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (16/12).
Markus sudah tak lagi bermain di Timnas Indonesia. Semoga di dunia politik karier Markus bisa secemerlang saat membela Timnas.
Sebelumnya, Markus sempat diberitakan memilih bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Markus menilai partai berlambang matahari ini memiliki masa depan modern bagi anak muda.
"PAN menjadi pilihan Markus karena dia menilai PAN adalah partai politik anak muda, partai terbuka bagi seluruh warga negara, dan menjadi partai masa depan yang modern," kata Wakil Sekjen DPP PAN Soni Sumarsono mengutip pernyataan Markus, Jakarta, Kamis (26/11) malam. (merdeka.com)
Politik
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie