Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Momen muktamar Muhammadiyah Amin Rais masih galak kritik Jokowi

Momen muktamar Muhammadiyah Amin Rais masih galak kritik Jokowi

Jumat, 07 Agu 2015 08:47
Merdeka.com
Amien Rais.
MAKASSAR-Pendiri Partai Amanat nasional (PAN), Amien Rais, menyoroti sejumlah kasus di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Amien berharap Jokowi lebih cepat menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi di tanah air.


"Kalau saya jadi Jokowi saya akan duduk, Pak Jokowi memanggil pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara, kemudian semua tokoh parpol cukup ketua umumnya, kemudian kaum ulama, tokoh-tokoh gereja, intelektual-intelektual terkemuka, wartawan terkemuka duduk dua hari, mencari solusi bersama dan didukung bersama-sama," kata Amien di Kampus Unismuh Makassar, Rabu (5/8) malam.

Amien meminta Jokowi bertindak cepat karena jika tidak para pendukungnya tak akan loyal lagi. "Jadi Jokowi harus ambil tindakan cepat, karena kalau yang tadi dukung bisa jadi anti. Karena itu saya doakan mudah-mudahan ada perubahan. Seperti kata HT orang sakit cepat diobati sebelum sampai di opname," ujarnya.

Namun, dikala mantan ketua Partai Amanat Nasional tersebut berkicau, Jokowi hanya menjawab dengan santai menanggapi lemahnya perekonomian di Indonesia.

"Saya kan pernah, di kota pernah, di provinsi pernah, ya kan bergeraknya biasanya baru di bulan Juni, Juli itu baru mulai naik. Dan meroket itu baru bulan September, Oktober, dan di November dan Desember itu begini-begini (naik terus)," jelas Jokowi di Istana Bogor, Rabu (5/8).

"Begini sudah saya perkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi di semester 1 itu kira-kira 4,7 persen. Ini kita harapkan mentok, tek. Kemudian pada semester II itu merangkak naik," tegasnya.

Salah satu faktor lemahnya perekonomian di Indonesia dikarenakan lamanya bongkar muat atau 'Dwelling Time' yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priuk. Atas hal tersebut membuat Jokowi geram.

[merdeka.com]
Politik
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor