Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Muncul SandiwaraUno, Mardani: Sandiaga Bikin Takut Petahana

Politik

Muncul SandiwaraUno, Mardani: Sandiaga Bikin Takut Petahana

Jumat, 14 Des 2018 11:45
Detik.com
Jakarta - Muncul tagar SandiwaraUno setelah video mengenai poster 'Sandiaga Pulanglah' dalam salah satu kampanye Sandiaga Uno di Sumatera Utara dituding hanyalah rekayasa. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, menyebut serangan itu muncul karena efek Sandi yang bikin takut petahana.

"Sandi tekun mendatangi pemilih hingga ke level kecamatan bahkan. Ini menakutkan petahana karena itu muncul berbagai serangan," kata Mardani saat dimintai konfirmasi, Jumat (14/12/2018).

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut tagar SandiwaraUno di Twitter merupakan respons publik dari spanduk 'Sandiaga Pulanglah' yang dituding rekayasa. Hasto meminta kubu Sandi tak bermain peran sebagai korban.

Bagi Mardani, pihaknya hanya akan fokus pada agenda sendiri. Dia yakin tahun depan ada pergantian presiden lewat Pilpres 2019.

"Buat kami, the winner focus on winning dan the loser focus on others. Kami fokus turun ke pemilih. Masyarakat sekarang cerdas membedakan mana yang tulus dan mana yang pencitraan. Insyaallah #2019GantiPresiden," jelas Mardani.

Sementara itu, Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin meminta tak ada tuduhan-tuduhan kepada cawapres Sandiaga Uno, termasuk tagar SandiwaraUno. Dia mengajak semua pihak tabayun terhadap video poster 'Sandiaga Pulanglah' dan tak langsung menuduh, juga membuat komentar macam-macam. Dia menyebut Sandi bukan baru pertama kali berkampanye di pasar.

"Kami mengajak untuk melakukan kampanye yang sehat, yaitu kampanye yang berfokus pada ide dan program. Jangan lagi ada diksi kontraproduktif. Kami biarkan masyarakat yang menilai. Pak Sandi itu ratusan kali lakukan kunjungan ke pasar sejak di Pilkada DKI. Apakah pernah ada cerita sekali saja dia pakai politik rekayasa?" kata Suhud saat dimintai konfirmasi terpisah.

"Bagi kami di BPN Prabowo-Sandi tak terpikirkan sama sekali berkampanye menggunakan cara-cara rekayasa 'playing victim' seperti yang dituduhkan itu," jelas Suhud.

Suhud sudah menegaskan Prabowo-Sandi tak pernah berpolitik atau berkampanye melalui rekayasa. Dia lantas mengungkit poster 'Raja Jokowi'.

"Jangan lupa kasus Pak Jokowi berpakaian ala raja Jawa yang dituduhkan sebagai 'fitnah' pihak lawan. Ternyata yang melakukan pemasangan kawan mereka sendiri. Sebaiknya fokus pada kampanye sehat. Tidak perlu melontarkan tudingan yang tidak perlu yang dapat menimbulkan kegaduhan," imbau Suhud.



(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor