PDIP Bantah Melunak Tak Ingin Reshuffle
Senin, 10 Agu 2015 08:32
JAKARTA-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membantah melunak, lantaran tidak terus mendesak kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan perombakan, atau reshuffle kepada menterinya.
Politisi PDIP, Masinton Pasaribu mengatakan, sampai saat ini partainya masih terus menyarakankan ke Jokowi agar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, dan Sekertaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto segera diganti.
"Kita tetap menyampaikan (ke Jokowi-red) untuk reshuffle ke dua orang itu, dan diganti dengan orang yang tepat. Karena Kementerian BUMN dan Sekertaris Kabinet itu jauh dari harapan," ujar Masinton kepada Okezone di Jakarta, Senin (10/8/2015).
Anggota Komisi III DPR itu melihat, perlunya Rini Soemarno di-reshuffle lantaran tidak bekerja dengan baik. Terlebih dalam menetapkan pejabat-pejabat di BUMN lebih kepada hasil transaksi.
"Ini kan BUMN sudah disuntikan modal Rp44 triliun, tapi kinerjanya belum berikan apa-apa, apalagi Kementerian BUMN menyusun komisaris dan direksi unsurnya kental dengan kroni-kroni," katanya.
Kemudian untuk Andi Widjajanto, mantan aktivis 1998 itu mengaku, bahwa Andi beberapa kali melakukan blunder yang akhirnya Presiden Jokowi dipermalukan oleh parlemen dan juga elemen masyarakat. Salah satunya adalah Jokowi yang menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2015, tentang uang muka mobil pejabat negara yang naik dari Rp116.650.000 menjadi Rp210.890.000.
"Ini kan Andi harusnya memberitahukan kenaikan DP tersebut, bukan malah hanya menyodorkan surat Perpres. Kan akhirnya Jokowi tidak tahu kalau yang ditandatangani Perpres kenaikan DP mobil pejabat," tegasnya.
Oleh karenanya, Masinton yang mewakili PDIP menegaskan, agar Jokowi jangan ragu mendepak dua orang tersebut dari kabinetnya.
"Harus diganti secepatnya-lah. Agar pemerintahan bisa jadi lebih baik," pungkasnya. (okezone.com) Politik
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie